Selasa, 09 November 2010

Agung Laksono Minta Lacak Penyebar SMS Isu Merapi

Yogyakarta - Kondisi Merapi yang tidak menentu, membuat para pengungsi mudah terpengaruh dengan segala informasi yang diterima. Keadaan ini lantas dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk menyebarkan isu terkait aktivitas Merapi.

SMS beruntun ini ternyata sampai juga kepada warga di pengungsian. Alhasil sebagian dari mereka menjadi panik. Menanggapi itu, Menko Kesra Agung Laksono pun ikut kesal.

"Itu isu yang tidak bertangggung jawab," kata Agung saat jumpa pers di Media Center Tanggap Darurat Bencana Merapi, Gedung Pusat Informasi dan Pengembangan Permukiman dan Bangunan (PIP2B), Jl Kenari No 14, Yogyakarta, Senin (8/11/2010).

SMS itu menurut Agung, memang sengaja disebarkan untuk membuat konsentrasi warga yang ada di pengungsian terpecah. Maka itu sebagai tindak lanjut, Agung meminta pihak kepolisian untuk melacak siapa penyebar pertama SMS itu.

"Kami minta pihak kepolisian untuk melacaknya," tegas politisi Partai Golkar ini.

Agung menganggap orang yang menyebarkan isu itu tidak memiliki rasa empati. Maka itu Agung berharap, sebaiknya warga hanya percaya pada informasi yang disampaikan pemerintah melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM yang diketuai oleh Dr Surono.

"Pak Rono (Dr Surono) sendiri bilang tidak bisa diprediksi, karena sampai saat ini yang bisa dilakukan hanyalah mitigasi bencana. Jadi kita anggap saja itu perbuatan yang sangat tidak bermoral," tandas Agung.

Sebelumnya Minggu (7/11) sempat beredar SMS yang mengatakan bahwa puncak letusan Merapi akan terjadi pada Minggu malam sampai tanggal 8 November. Salah satu poin dari isu yang menyebar lewat SMS/BBM berbunyi "...Gunung Merapi mulai meletus pada tanggal 26/10 sampai 5/11, dan puncaknya pada malam ini (Minggu 7/11) hingga tanggal 8/11." Isu itu mencatut hasil penelitian oleh tim vulkanologi dunia.

Isi SMS ini juga sempat dikutip oleh sebuah tayangan infotaiment Silet edisi Minggu. Tayangan ini lantas dikritik oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena dianggap semakin meresahkan warga. Atas tayangan yang meresahkan itu Redaksi infotainment Silet yang tayang di RCTI meminta maaf atas penayangan edisi Minggu (7/11/2010) yang dinilai meresahkan warga Yogyakarta dan sekitarnya. Permintaan maaf Silet ini ditayangkan beberapa detik setiap beberapa menit.

Untuk meluruskan simpang siur ini Kepala Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM Mbah Rono, Bupati Sleman Sri Purnomo, hingga Presiden SBY pun telah meminta warga untuk tidak percaya isu-isu yang beredar. Mereka juga meminta agar orang-orang yang tidak bertanggung jawab menghentikan kegiatan yang menyebabkan kepanikan dan ketakutan warga itu.
(lia/fay)

Maaf Tak Membuat Penghapusan Sanksi Silet

JAKARTA. KOMPAS.com - Kendati redaksi 'Silet' telah meminta maaf kepada publik atas pemberitaan yang ditayangkan pada Minggu (7/11/2010), namun Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menilainya belum cukup. KPI tetap bersikukuh meminta agar program acara 'Silet' dihentikan untuk sementara.

"Kalau perrmintaan maaf itu kita hargai, bahwa itu menjadi pertimbangan kita, iya. Tetapi itu tidak cukup," kata Ketua KPI, Dadang Rahmat Hidayat, Jakarta, Senin (8/11/2010).

Dadang mengungkapkan, 'Silet' telah membuat kesalahan karena menyajikan informasi yang tidak benar kepada masyarakat. Selain itu, tayangan ini juga dinilai telah memberikan dampak psikologis terhadap korban bencana letusan Gunung Merapi sehingga menimbulkan keresahan.

"Kesalahan besarnya karena menyajikan informasi yang tidak benar dan ada dampak psikologis yang menurut saya itu tidak bisa diukur," cetus Dadang.

Sejak program tersebut ditayangkan, pihaknya telah menerima 1.128 aduan yang memprotes acara 'Silet'. Hingga kini, jumlah aduan yang masuk ke KPI itu terus bertambah.

Redaksi 'Silet' telah meminta maaf atas siaran infotainment di RCTI, Minggu (7/11/2010), yang mengabarkan ramalan letusan dahsyat Merapi. "Segenap tim redaksi Silet memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas pemberitaan Silet edisi 7 November 2010 yang memuat ramalan dan pesan berantai yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya tentang prediksi Merapi. Simpati dan doa kami untuk seluruh korban bencana," demikian pernyataan yang ditayangkan beberapa kali di RCTI.

Silet Pada Hari Minggu Resahkan Pengungsi Merapi

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers menyebut bahwa tayangan infotainment Siletsempat membuat panik sebagian pengungsi letusan Gunung Merapi.

Akibat isi tayangan Silet edisi Minggu (7/11/2010), 550 orang pengungsi di daerah Muntilan mendesak agar dipindahkan ke Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, karena ketakutan akan datang bencana yang lebih besar dari letusan Gunung Merapi. Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers, Agus Sudibyo, di kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), di Jakarta, Senin (8/11/2010). Agus mengatakan hal tersebut di sela pertemuan KPI, Dewan Pers, dan para pelaku media yang membahas pemberitaan mengenai bencana alam oleh media.

"Kami mendapat informasi, ada 550 orang minta pindah dari Muntilan ke Nanggulan setelah menonton tayangan Silet," ujar Agus.

Dijelaskan oleh Agus, isi tayangan Silet menyebutkan bahwa akan ada gempa besar sebagai dampak dari letusan Gunung Merapi. Padahal, daerah Muntilan termasuk daerah yang aman dari letusan Gunung Merapi. "Padahal, daerah Muntilan sebenarnya masih aman. Ini bukti ada kepanikan," ucap Agus.

Agus berharap agar media dapat mengedepankan akurasi pemberitaan sehingga tidak membuat masyarakat panik.

Penghentian Silet Karena Kurang Akurat

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menghentikan tayangan infotainmen Silet karena kurang akurat menyampaikan informasi soal berita Merapi yang membuat masyarakat Jogyakarta resah dan marah.

"Kita berikan sanksi kepada Silet RCTI. Kami beri satu teguran dan penghentian salah satu tayangan Silet. Kami menghentikannya sampai pemerintah mencabut status siaga di Merapi," ungkap Ketua KPI Pusat Dadang Rahmat Hidayat saat jumpa pers di Sekretariat Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Gedung Bapeten Jl Gajah Mada No 8, Jakarta Pusat, Senin (8/11).

Dadang menambahkan, pemberian sanksi itu dimaksudkan untuk menciptakan suasana kondusif bagi masyarakat Jogjakarta dan sekitarnya yang tengah tertimpa bencana Merapi.

"Kami ingin menghargai masyarakat Jogja yang terkena imbasnya terhadap tayangan ini. Dengan ini, kami juga ingin mengingatkan kepada stasiun teve lain. Kami tidak memberikan sanksi kepada PH, karena nggak ada urusannya dengan PH, jadi programnya saja," terangnya.

KPI berharap sanksi itu dapat dipatuhi baik bagi Silet khususnya, maupun tayangan lain.

"Tayangan itu dihentikan mulai besok. Belum ada pernyataan Silet dihentikan secara resmi. Kami mau hal ini dipatuhi. Kalau tak dipatuhi pasti ada sanksi. Yang dihentikan programnya. Dihentikan sementara," tukasnya. [alx/aji]

Fenny Rose Istirahat dari 'Silet'

Gambar
Feni Rose (Facebook)
Jakarta Presenter acara 'Silet' Feni Rose meminta maaf kepada masyarakat Yogyakarta atas tayangan tanggal 7 November 2010. Feni mengaku sebagai seorang presenter infotainment, dirinya murni hanya melaksanakan tugas sesuai naskah.

"Saya meminta maaf sedalam-dalamnya," kata Feni Rose dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (8/11/2010).

Feni pun ingin meluruskan kejadian yang sebenarnya mengenai adanya SMS berantai yang menyebut dirinya telah menyatakan Kota Yogyakarta adalah kota malapetaka pada tayangan 'Silet' 7 November.

Dalam tayangan 'Silet' tersebut, naskah yang diberikan kepadanya bertuliskan "Puncak letusan Merapi kabarnya akan terjadi hari ini hingga esok hari pada bulan baru yang jatuh pada tanggal 8 November. Ahli LAPAN selalu mencatat hampir semua letusan dan guncangan gempa muncul pada bulan baru. Lantas apa yang akan terjadi dengan Yogyakarta? Mungkinkah Yogyakarta, kota budaya yang elok akan tergolek lemah tak berdaya? Benarkah Yogya yang dalam banyak lagi digambarkan begitu indah akan berubah menjadi penuh malapetaka?"

"Dalam menjalankan pekerjaan saya, apabila ada naskah yang dirasa sensitif, saya memberikan saran dan masukan," ujarnya.

Feni pun menyesalkan adanya SMS, BBM, dan twitter berantai mengenai dirinya yang telah meresahkan masyarakat dan mencederai hati warga Yogyakarta dan sekitarnya. "Dengan segala kerendahan hati dan ketulusan hari, pertama-tama saya ingin mengucapkan rasa simpati dan duka cita yang mendalam kepada para korban bencana di Merapi," ucapnya.

Feni juga mendoakan agar para korban Gunung Merapi selalu diberikan kekuatan dan bisa kembali secepatnya kepada keadaan semua. Tidak ada niat sedikitpun dalam dirinya untuk melukai, mencederai, dan menyinggung perasaan apalagi meresahkan warga Yogyakarta.

"Atas kejadian yang tidak mengenakkan semua pihak termasuk diri saya sendiri, saya memutuskan untuk beristirahat dari kegiatan presenter Silet untuk bisa mengintrospeksi diri," cetusnya.

(gus/eny)

Senin, 08 November 2010

Gubernur Sumatera Barat Minta Maaf Karena Pergi Ke Jerman

Irwan Prayitno
Gubernur Sumatra Barat

Padang, (tvOne)

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyatakan permintaan maafnya kepada masyarakat yang merasa terganggu dengan kepergiannya ke Jerman.

"Kami memohon maaf kepada masyarakat yang terganggu sehingga menimbulkan polemik, tapi kami dengan ikhlas menerimanya," kata Irwan Prayitno setiba dari Jakarta di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang, Sumbar, Senin.

Ia menjelaskan, kehadirannya di Munchen, Jerman untuk memenuhi undangan Duta Besar RI untuk Federasi Jerman, Eddy Pratomo yang sudah disampaikan sejak bulan Maret untuk menghadiri Indonesia Bussines Day. "Dubes sudah meminta saya datang tanggal 5 November, dan itu sebelum terjadi bencana sudah dijadwalkan khusus," tambahnya.

Kehadirannya di Munchen, katanya, sudah mendapat izin dari Kementerian Dalam Negeri dan bahkan sudah dijadwalkan sejak lama sebelum tsunami terjadi di Mentawai. Karena banyaknya kecaman tentang kunjungannya ke Munchen, Irwan Prayitno mempersingkat kunjungannya ke Munchen hanya menjadi dua hari dan dua malam, dari jadwal semula selama lima hari.

Pada kegiatan Indonesia Bussines Day, Irwan memaparkan pelaksanaan promosi terpadu investasi, pariwisata, dan perdagangan. Ia juga berkesempatan mengimbau para investor luar negeri untuk menanam modalnya melalui pembangunan resor-resor yang terkena tsunami di Mentawai. Dikatakannya, membangun Sumatera Barat hanya mengandalkan ABPD tanpa dana dari luar itu mustahil.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Tifatul Sembiring menyatakan terus terang meminta Irwan Prayitno segera kembali ke Indonesia.

Tifatul membantah bahwa tidak ada warga korban tsunami di Mentawai kelaparan, lantas Gubernur Sumbar pergi jalan-jalan ke Jerman. "Jadi berita kelaparan di Mentawai, Gubernur jalan-jalan itu tidak ada. Tapi karena kondisi tidak memungkinkan, maka saya minta Gubernur segera pulang," jelasnya mengakhiri. (Ant)

Ratu Ellizabeth II Punya Facebook

Jakarta (tvOne)

Ratu Inggris pada akhir pekan lalu diketahui bergabung dengan Facebook, menyusul cucu-cucunya yang sudah punya akun di situs jaringan sosial itu. Seperti diberitakan Daily Mail, Facebook resmi ratu Inggris hanya akan berisi berita resmi dan kegiatan ratu.

Ini berbeda dengan Facebook para keturunannya yang kadang mengungkap saat-saat mereka sebagai pribadi. Pengguna Facebook yang mengirim "colek" akan dapat menerima update berkala tentang keluarga kerajaan.

Halaman resmi itu akan menampilkan gambar, video, berita dan pidato, serta aplikasi yang memungkinkan untuk mencari peristiwa terkait kerajaan tersebut di daerah mereka. Catatan yang akan ditampilkan adalah dari Court Circular, catatan resmi tentang kegiatan keluarga kerajaan sejak 1803.

'Ratu telah menyetujui keputusan itu - soal Facebook dia tahu semua," kata seorang asisten kerajaan. 'Facebook merupakan tantangan terbaru bagi kerajaan yang sedang membuka diri terhadap teknologi digital."

"Pada dasarnya ini adalah cara keluarga Keluarga kerajaan memperluas jangkauan dan berkomunikasi kepada anggota masyarakat. Sang Ratu tahu cucunya menggunakan Facebook dan Household (rumah tangga kerajaan) lalai jika tidak menjaga up-to-date lewat web. "

Keputusan untuk mendaftar ke Facebook adalah langkah terbaru Ratu dalam memanfaatkan media dan situs jejaring sosial. Awal tahun ini kerajaan membuka akun di situs berbagi foto Flickr dan hingga hari ini sudah memasukkan lebih dari 1.400 gambar, termasuk gambar dari Ratu mengunjungi HMS Ark Royal pada hari Jumat pekan lalu, Royal Investitures dan rumah boneka Queen Mary di Istana Windsor.

Tahun lalu akun kerajaan di Twitter yaitu @BritishMonarchy diluncurkan. Sekarang memiliki hampir 70.000 pengikut dengan postingan lebih dari 4.500 kali. Rumah Tangga kerjaaan juga memiliki saluran YouTube sejak Oktober 2007. Video di The Royal Channel telah dilihat lebih dari delapan juta kali dan ada 32.000 pelanggan.

Ratu juga punya halaman tak resmi para penggemarnya di Facebook dan kini ada 13.228 pengikut. Jika Facebook adalah hal baru untuk Ratu, para muda anggota kerajaan tidak asing dengan situs itu. Pangeran William dan Harry memiliki halaman di situs itu dengan nama rahasia.

Halaman mereka menggunakan pengaturan privasi yang ketat dan tidak memungkinkan pengguna, meskipun yang tahu nama samaran mereka, untuk mengakses gambar atau dinding atau meng -add mereka sebagai teman. Privasi yang ketat ini mungkin terkait tipu-tipu tahun 2007 ketika seorang pengguna internet memasang halaman palsu dengan nama William Wales dan berhasil menggaet sejumlah teman dekat Pangeran William, termasuk bekas pacar Chelsy Harry Davy dan teman main polo William, Luke Tomlinson.

William sejak itu membuat halaman lain dengan nama samaran 'Wills Wombat Wales' dan 'Bobby Davro'. Baik Putri Beatrice dan Eugenie juga memiliki halaman dengan teman dalam jumlah besar. Beatrice, yang sedang belajar sejarah di Goldsmiths College, University of London, menyebutkan kegemarannya 'ski, berkuda dan lari sehat', film favoritnya "The Sound Of Music" dan band favoritnya Mumford & Sons. (Ant)

RIM Buka Kantor di Indonesia

Jakarta - Usaha pemerintah yang terus mendesak Research In Motion (RIM) agar membuka kantor di Indonesia akhirnya menuai hasil. Produsen smartphone BlackBerry itu dalam hitungan hari akan meresmikan perwakilannya yang bernama PT RIM Indonesia.

Dalam undangan yang diterima detikINET, peresmian kantor perwakilan resmi RIM ini akan dilakukan pada Selasa (9/11/2010) di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Adapun kantor PT RIM Indonesia sendiri nantinya akan berlokasi di wilayah Kuningan, Rasuna Said, Jakarta.

Sebelumnya, Gregory Wade, Managing Director RIM Southeast Asia dalam acara peluncuran BlackBerry Torch pada akhir September lalu sudah memastikan bahwa nama PT Research In Motion Indonesia sudah didaftarkan ke pihak terkait di Tanah Air.

"Dan saat ini kami sedang bekerja keras untuk memenuhi apa yang dibutuhkan PT itu, termasuk sumber daya manusianya," tukas Greg, kala itu.

Alhasil, usai sudah satu tugas regulator telekomunikasi yang sudah sejak lama mendesak perusahaan asal Kanada itu untuk membuka kantor perwakilan resmi di Indonesia.

Dengan ini, pengguna BlackBerry lokal yang sekarang sudah menembus angka 1,6 juta pengguna diharapkan bakal lebih mendapat perhatian. Sebab selama ini, RIM masih mengontrol bisnisnya yang di Indonesia dari negara tetangga, Singapura.

Pun demikian, masih ada PR yang menggantung. Yakni mendesak RIM untuk membangun servernya di Indonesia serta meminta akses agar regulator bisa membaca lalu lintas data yang terkirim di jaringan RIM. ( ash / rns )

Minggu, 07 November 2010

Apakah Netbook Akan Tamat?

INILAH.COM, Jakarta Ketika iPad Apple rilis, banyak peneliti industri mengatakan hal itu mengisyaratkan akhir dari komputer murah dan hemat energi netbook.

Gagasannya adalah, "Mengapa memiliki laptop kecil portabel ketika kalian bisa memiliki perangkat layar sentuh besar dan dilengkapi internet mobile di dalamnya?"

Faktanya, survei terhadap tiga ribu konsumen Amerika Serikat (AS) yang dirilis oleh ChangeWave pekan ini mengatakan bahwa hanya 14% orang memilihnetbook sebagai ganti laptop karena harganya yang murah dan hemat energi.

Namun, mengabaikan keberadaan iPad, netbook perlu diperhitungkan. Seolah, netbook sedang menghimpun kekuatan. Contohnya, perusahaan teknologi ASUS, mereka baru-baru ini meluncurkan model baru dalam jajaran Eee PC Netbook, Lamborghini Vx6.

Sekarang, performa netbook ini memang tak secepat Lamborghini asli. Namun dalam dunia netbook, netbookselangkah lebih maju dari netbook lain dan memiliki hardware yang bagus.

Untuk apa yang dianggap alternatif 'murah', netbook ini hanya dibandrol AU$900 (Rp8,1 juta). Dengan prosesordual core hemat energi dari jajaran Atom Intel dan hardware grafis netbook NVIDIA yang dikenal sebagai Ion, Vx6 merupakan alat kecil tangguh.

Menurut Product Manager Metbook ASUS Ronald Poon, masih ada sedikit pasar untuk laptop mini, meski banyak yang mengklaim tablet adalah rajanya.

"Kedua produk ini ditujukan untuk pasar spesifik," katanya seperti dikutip dari news.com.au.

"Jelas, Netbook diarahkan untuk penciptaan multimedia. Anda mungkin ingin melakukan editing pada dokumen, atau video pendek. Tablet lebih dari cukup untuk melakukan semua hal itu."

Angka penjualan menguatkan teori Poon. Analis firma riset pasar Telsyte, Foad Fadaghi, mengatakan penjualan netbook sedang 'dikanibalisasi' oleh penjualan tablet. "Hal ini sedikit berbeda," katanya.

"Netbook lebih mengorbankan pasar laptop karena posisinya yang semakin kuat. Sudah hampir setengah jalan. Jika anda melihat peringkat atas pemasok PC atau apapun, banyak peringkat berdasarkan pada volume penjualan netbook bukan laptop mahal."

Fadaghi dan Poon mengatakan, tren mengarahkan konsumen memiliki lebih dari satu atau dua perangkat dan memaksa mereka memiliki empat layar, TV, komputer, smartphone, dan tablet.

Tetapi jika itu kasusnya, apa yang terjadi pada gagasan gadget semua-untuk-satu? Mungkinkah ada orang memang ingin membawa lebih dari satu gadget? Akankah orang masih membeli netbook di masa depan?

"Masih akan ada ruang untuk laptop dan netbook untuk itu, kata Fadaghi. Banyak orang dalam penelitian ini mengatakan mereka perlu perangkat dengan keyboard dan mereka tak melihat kebutuhan akan tablet karena mereka sudah punya netbook. Masih akan ada tempat untuk perangkat ini di masa depan, katanya.

Tapi bagaimana dengan Lamborghini Vx6? Apakah orang memang menginginkan netbook yang harganya hampir sama dengan laptop normal?

"Apa yang telah mereka sadari (dengan netbook) adalah orang tak ingin perangkat yang hanya memiliki fungsi tertentu, mereka menginginkan laptop kecil," kata Fadaghi.

Mereka ingin laptop mereka lebih ringan, sedikit lebih cocok untuk gaya hidup portabel. Saya rasa Asus menandainya dengan merilis produk yang benar-benar sebuah laptop terjangkau, sejujurnya, tambahnya. [mor]

Peneliti Perbarui Kalkulator Kiamat

INILAH.COM, Jakarta - Ingin tahu apa yang akan terjadi jika sebuah asteroid dengan lebar 10km keluar dari langit dan membentur kota Anda? Para ilmuwan di Purdue University dan Imperial College London telah memperbarui kalkulator dampak asteroid sejak pertama dibuat pada 2004.

Pengguna dapat memasukkan rincian seperti diameter dan kepadatan. Program web kemudian memperkirakan skala bencana berikutnya, seperti ukuran kawah yanag akan terjadi.

Program itu juga akan memberitahu seberapa jauh Anda harus menyelamatkan diri agar tak terkubur oleh semua bahan yang dilemparkan oleh ledakan, atau jadi korban terbakar.
Kalkulator asli telah menjadi hit besar ketika dirilis, tidak hanya untuk komunitas riset tapi juga bagi publik yang penasaran. Dirancang oleh Profesor Purdue Jay Melosh dan sejawatnya, program itu didukung oleh persamaan ilmiah yang akurat.
Banyak organisasi pemerintah dan lembaga-lembaga ilmiah secara teratur me-link kalkulator itu sebagai alat pendidikan.
Pembaruan itu menggabungkan beberapa efek dampak tambahan, seperti ketinggian gelombang tsunami akibat tabrakan. Namun perbedaan penting bagi mereka yang telah akrab dengan alat itu, akan melihat jauh lebih visual dan user-friendly.
"Kami harus memperbarui karena berbagai pengetahuan telah meningkat," kata Dr Gareth Collins dari Imperial.
"Salah satu penambahan baru utama adalah perkiraan tinggi gelombang tsunami dan jarak dari dampak yang telah menjadi permintaan populer. Kami tidak meletakkannya di kalkulator asli karena tidak ada konsensus menyangkut bahaya. Karena beberapa riset yang makin baik dan sekarang kami memiliki pemahaman yang lebih baik dari masalah tersebut," katanya kepada BBC News.[ito]

PVMBG Sangkal Isu Yogyakarta-Jateng Akan Lenyap

Headline
IST
INILAH.COM, Jakarta Beredar pesan di BlackBerry Messenger (BBM) mengabarkan Yogyakarta dan Jawa Tengah akan lenyap akibat letusan Merapi. Ahli mengatakan berita itu tidak benar.


Kepala Sub Bidang Pengataman Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Dr Agus Budianto, mengatakan berita itu tidak benar. Beradasarkan monitoring yang dilakukan PVMBG, hal tesebut tidak akan terjadi, tegasnya.

Berita yang tersebar dalam BBM itu menyatakan hasil penelitian tim vulkanolog dunia menyebutkan pada malam ini akan terjadi letusan hebat di Merapi, bahkan letusan ini akan menyebabkan Yogyakarta dan Jawa Tengah lenyap dari peradaban.

Dalam pesan itu, ilmuwan juga menyebutkan kekuatan letusan itu memiliki Volcanic Explosivity Index (VEI) 4 dan berpotensi melenyapkan Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Selain itu, dalam pesan itu termuat kabar Anak Krakatau tumbuh besar akibat pengaktifan dapur magma dan status berubah menjadi siaga. Tidak benar, status Krakatau masih tetap Waspada, belum ada perubahan, sanggah Agus.

Berita yang tersebar melalui BBM ini adalah berita bohong atau Hoax. Jadi, masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan berita tersebut.

UFO Segitiga Kembali Terlihat di Inggris

INILAH.COM, Jakarta - UFO kembali terlihat dua kali di Yorkshire Inggris. Pesawat segitiga dengan tiga lampu kuning melayang-layang selama setengah jam sebelum menghilang.
The Sun melaporkan penampakan itu identik dengan yang digambarkan dua pekan lalu di Rotherham.
John Thomas (33) yang merekam UFO itu di atas rumah mengatakan "Ini terlihat seperti kejadian yang sama." Mahasiswa Lisa Walker (18) mengatakan "Aku dan sahabatku semua melihatnya."
Mantan Pakar Departemen Pertahanan Inggris Nick Pope mengatakan Shropshire memang hotspot penampakan UFO. Seperti pada 1993 tercatat dua kali terjadi penampakan.
Sebelumnya rekaman seram yang menunjukkan militer AS menyelidiki UFO di hutan Inggris 30 tahun lalu akhirnya dirilis.
Para penerbang terlihat menggeledah Hutan Rendlesham mencari sumber lampu misterius di malam hari yang tampak seperti pesawat alien. Persitiwa itu menjadi salah satu penampakan UFO paling terkenal di dunia dan belum pernah dijelaskan.[ito]

Jangan Salahkan Operator Jika BlackBerry Lemot

Bandung - Akhir-akhir ini pengguna BlackBerry tanah air sering mengeluhkan jeleknya kualitas jaringan. Namun jangan buru-buru menyalahkan operator, karena belum tentu masalahnya pada mereka.

"Banyak pelanggan asal mengeluh jaringan saat BlackBerry Messanger (BBM) lemot. Padahal banyak hal yang tidak menyangkut wilayah kerja operator. Tapi tetap dicatat jaringan operator yang bermasalah," ungkap GM Sales & Customer Service Telkomsel Regional Jabar, Erick Noviantoro saat berbincang dengan detikINET.

Padahal, sambungnya, akses data BlackBerry semuanya mengalir ke server milik RIM. Namun pelanggan seringkali komplain ke operator karena operator lah yang menyediakan layanannya.

"Akses data di BB itu ke RIM. Seperti kemaren kasus BB yang pernah down. Itu bukan hanya terjadi di Telkomsel saja. Tapi semuanya. Ini karena ada masalah di
RIM. Tapi ya bagaimana, pelanggan tahunya kan layanan kita, jadi ya kita jelaskan ke pelanggan,"

Menurut Erick, yang termasuk kategori masalah jaringan di operator adalah apabila susah menelpon, terputus-putus serta sms delay.

"Bila nelpon susah, tiap lima menit putus itu baru masalah jaringan," jelasnya.

Dengan dibukanya kantor perwakilan RIM di Indonesia, menurut Erick itu akan meringankan bebannya. Karena dengan adanya kantor RIM di Indonesia, setiap keluhan pelanggan bisa langsung diteruskan ke perwakilan RIM tersebut.

Burung Ngga Bisa Melisah Kabel Listrik ?!

INILAH.COM, Jakarta - Burung sering menabrak saluran listrik karena mereka memiliki bintik-bintik buta di bidang penglihatannya, menurut penelitian baru.
Ahli menemukan bahwa burung crane, bustards dan bangau tidak dapat melihat rintangan lurus di depannya, ketika mereka memiringkan kepala ke bawah saat terbang. Burung sering melihat ke bawah selama penerbangan untuk menemukan burung lain, serta daerah bersarang dan makanan, kata para peneliti.
Bukti baru itu menunjukkan bahwa masalah tersebut tidak dapat dicegah dengan mengubah bentuk saluran listrik. Jutaan burung tewas akibat menabrak tiang listrik secara global setiap tahunnya.
Statistik yang pasti sulit diperoleh karena sisa-sisa burung sering musnah sebelum penyebab kematian bisa diketahui.
Meskipun upaya untuk membuat jaringan listrik lebih terlihat melalui penggunaan pemantul dan tanda agar makin terlihat, spesies tertentu masih memiliki tingkat kematian yang tinggi dari menabrak saluran listrik.
Para ilmuwan dari Pusat Ornitologi di Universitas Birmingham Inggris mempelajari tiga spesies terutama yang terkena dampak bustards kori (Aerdeotis kori) crane biru (Anthropoides paradisea) dan bangau putih (Ciconia ciconia).
Penemuan mereka dipublikasikan dalam jurnal Biological Conservation yang mengidentifikasi bahwa spesies ini sama-sama memiliki daerah buta yang signifikan di bagian depan kepala mereka.[ito]
Telenesia9 MMX