Tampilkan postingan dengan label Olah Raga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olah Raga. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Januari 2011

10 Momen Sejarah Selama Piala Dunia

10. Brasil vs Polandia, France 1938
Orang Brasil yang mencetak gol tanpa memakai sepatu

9. Italia vs Amerika Serikat, Italia 1934
Wasit memberikan hormat ala Nazi

8. Brasil vs Swedia, Swedia 1958
Pele menandakan kehadirannya

7. Korea Selatan vs Italia, Korea & Jepang 2002
Korea mengejutkan Italia...lagi

6. Kolombia vs Amerika Serikat, USA 1994
Gol bunuh diri Escobar

5. Inggris vs Argentina, France 1998
Tendangan Beckham

4.Italia vs Brasil, USA 1994
Baggio menendang balon ke udara

3. Belanda vs Jerman, Italia 1990
Ludah Rijkaard kepada Voller

2. Perancis vs Italia, Jerman 2006
Sundulan Zidane

1. Inggris vs Argentina, Meksiko 1986
Gol Tangan Tuhan

10 Momen Sejarah Selama Piala Dunia

10. Brasil vs Polandia, France 1938
Orang Brasil yang mencetak gol tanpa memakai sepatu

9. Italia vs Amerika Serikat, Italia 1934
Wasit memberikan hormat ala Nazi

8. Brasil vs Swedia, Swedia 1958
Pele menandakan kehadirannya

7. Korea Selatan vs Italia, Korea & Jepang 2002
Korea mengejutkan Italia...lagi

6. Kolombia vs Amerika Serikat, USA 1994
Gol bunuh diri Escobar

5. Inggris vs Argentina, France 1998
Tendangan Beckham

4.Italia vs Brasil, USA 1994
Baggio menendang balon ke udara

3. Belanda vs Jerman, Italia 1990
Ludah Rijkaard kepada Voller

2. Perancis vs Italia, Jerman 2006
Sundulan Zidane

1. Inggris vs Argentina, Meksiko 1986
Gol Tangan Tuhan

Jumat, 07 Januari 2011

Ada Demo Dukung Nurdin Halid di Kantor PSSI

Jakarta - Sekelompok suporter melakukan unjuk rasa menentang Liga Primer Indonesia (LPI) yang akan segera bergulir. Mereka sekaligus melontarkan dukungan untuk Ketua Umum PSSI Nurdin Halid.

Aksi unjuk rasa itu dilakukan sekitar 40 orang di depan Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (7/1/2011). Dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, sejumlah remaja serta seorang wanita hamil terlihat dalam aksi tersebut.

Menamakan diri Komunitas Suporter Indonesia Bersatu (Komisber), mereka berorasi dengan meneriakkan dukungan-dukungan untuk Nurdin Halid serta membawa spanduk.

Juga terlihat tiga orang yang memakai topeng pemain sepakbola Indonesia yakni Cristian Gonzales, Irfan Bachdim dan Kim Kurniawan. Stiker kecil bertuliskan "PSSI = Yes, LPI = NO" juga terlihat di wajah mereka.

"Dukung..dukung Nurdin Halid. Dukung Nurdin Halid sekarang juga. Bubar..bubar..bubarkan LPI. Bubarkan LPI sekarang juga," seru mereka.

Komsiber menenang keberadaan LPI karena menilainya sebagai langkah untuk melemahkan keberadaan PSSI sebagai induk organisasi sepakbola tanah air.

"Yang kita tegaskan disini kita dukung untuk PSSI tetap maju karena pada akhir-akhir ini muncul LPI yang jelas-jelas di depan mata kita inkonstitusional," ujar Koordinator Suporter Nur Joko (25 tahun).

"Kenapa dibilang inkonstitusional? Karena jika ingin membangun sepakbola seharusnya duduk bersama-sama dan bahu-membahu, bukannya membuat organisasi tandingan. Seperti masyarakat tahu jika organisasi resmi sepakbola di sini adalah PSSI," sambung Nur Joko.

"Tuntutan kami ada dua yaitu meminta PSSI untuk segera membubarkan LPI dan mendukung penuh Nurdin Halid untuk tetap jadi Ketua Umum PSSI," tegasnya.

Setelah kurang lebih 30 menit berorasi, mereka pun bubar secara tertib dan meninggalkan Kantor PSSI.


( mrp / krs )

Kamis, 30 Desember 2010

Malaysia Juara Baru AFF

Kemenangan 2-1 yang diraih Indonesia atas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu [29/12] malam, tidak cukup untuk mengantarkan timGaruda mengangkat trophi AFF Suzuki Cup 2010.

Hasil itu membuat Malaysia unggul agregat 4-2, karena pada leg pertama di Stadion Nasional Bukit Jalil memetik kemenangan 3-0. Keberhasil itu merupakan sukses pertama Malaysia di turnamen sepakbola ASEAN dua tahunan tersebut, meskipun kalah dari Indonesia dua kali. Malaysia juga mendapat satu gelar tambahan dengan tampilnya Mohd Safee Sali menjadi topskor dengan torehan lima gol.

Di lain sisi, kemenangan atas Malaysia ini semakin menguatkan posisi Indonesia sebagai jago kandang. Dari enam pertandingan yang dijalani, tim Merah Putih belum pernah sekalipun menelan kekalahan.

Tampil di hadapan sekitar 80 ribu pendukungnya, Indonesia langsung tampil agresif untuk menekan pertahanan Malaysia. Sedangkan tim Negeri Jiran yang sudah mengantungi keunggulan tiga gol lebih cenderung bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik.

Indonesia mendapatkan peluang emas untuk unggul lebih dulu setelah mendapat hadiah penalti atas pelanggaran handsball yang dilakukan Mohd Sabre pada menit ke-19. Firman Utina yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan Firman yang lemah dengan mudah diantisipasi Khairul Fahmi Che Mat.

Malaysia pun memberikan respon dua menit kemudian. Melalui serangan balik cepat, Malaysia berhasil mendapatkan peluang. Namun tendangan Mohamad Ashari mampu diblok kiper Markus Haris Maulana.

Setelah terkejut dengan serangan balik cepat, tim Garuda memberikan reaksi melakukan tekanan hebat ke pertahanan Malaysia. Di menit ke-25, sundulan Cristian Gonzales menyambut umpan Ridwan masih melebar dari gawang. Empat menit kemudian, umpan Ridwan kepada El Loco masih dapat dipotong Khairul Fahmi.

Selepas itu, praktis Indonesia lebih mendominasi permainan. Sejumlah peluang emas pun didapat untuk unggul lebih dulu melalui El Loco dan Arif Suyono, tapi tak satu pun membuahkan gol. Hingga babak pertama usai, skor imbang tanpa gol tetap bertahan.

Di babak kedua, Indonesia tetap tidak mengendurkan serangan ke pertahanan Malaysia. Tim Harimau Malaya pun semakin memperkokoh tembok belakangnya sambil sesekali melakukan serangan balik cepat. Malaysia hanya menempatkan Mohd Safee Sali sendirian di barisan belakang Indonesia.

Taktik ini membuahkan hasil. Lemahnya barisan belakang Indonesia dalam mengantisipasi serangan balik harus dibayar mahal pada menit ke-54. Berawal umpan jauh dari lini belakang, Safee Sali dengan mudah mengontrol bola, dan melewati dua pemain belakang, sebelum akhirnya menceploskan bola ke gawang Markus.

Tertinggal satu gol, mental pemain Indonesia turun drastis. Permainan agresif yang diperlihatkan di babak pertama tidak tampak di paruh kedua. Serangan yang dibangun dengan mudah dipatahkan barisan belakang Malaysia.

Setelah bermain tanpa arah, Indonesia akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui M Nasuha pada menit ke-73. Berawal dari penetrasi Ahmad Bustomi. Gelandang Arema Indonesia ini melepaskan tendangan. Tapi tendangan Bustomi diblok Khairul Fahmi. Bola muntah lalu disambar Nasuha.

Malaysia mulai memberikan perlawanan untuk mengimbangi permainan agresif Indonesia. Malaysia nyaris unggul lagi pada menit ke-81. Tapi sundulan Norsahrul Idlan Talaha masih dapat ditepis Markus.

Indonesia berbalik unggul pada menit ke-87 melalui tendangan M Ridwan yang sempat membentur pemain belakang Malaysia. Tendangan bebas Bambang Pamungkas menjelang laga usai nyaris memperbesar keunggulan. Namun Khairul Fahmi sigap menghadang bola.

Walau berusaha memperbesar keunggulan, Indonesia tetap tidak mampu menambah pundi-pundi gol. Skor 2-1 tetap bertahan hingga pertandingan berakhir. Malaysia pun tampil sebagai juara baru di wilayah ASEAN dengan merebut AFF Suzuki Cup 2010. (goal.com)

Selasa, 28 Desember 2010

Media Inggris pun Menghujat Nurdin Halid

Nurdin Halid (c) bola
Nurdin Halid (c) bola
TIM TERKAIT
    Bola.net - Suara yang diserukan untuk meminta seorang Nurdin Halid mundur dari tampuk pimpinan kursi tertinggi PSSI mungkin sudah jamak terdengar di negara kita, rasanya sudah banyak olokan yang mampir untuknya.

    Namun kali ini ada sedikit yang berbeda ketika media luar negeri pun ikut menyoroti serta melempar olokan untuk seorang Nurdin Halid seperti yang dilakukan oleh salah satu media ternama di Inggris, The Guardian.

    Dalam situs resmi mereka, The Guardian memuat segala macam quotes ataupun hal-hal menarik dan tak terlupakan sepanjang tahun 2010 yang ada di dunia sepak bola.

    Nah! Dalam artikel tersebut nama Nurdin Halid ikut dicomot, dirinya dimasukkan dalam kategori The Best Official FA 2010 (Pengurus Persatuan Sepak Bola Terbaik tahun 2010), tentu saja di sini bukan terbaik dalam arti sesungguhnya namun malah sebaliknya berdasarkan kontroversi yang ia lakukan.

    Guardian menulis, "Ketua PSSI Indonesia, Nurdin Halid, masuk penjara tahun 2008, atas dugaan korupsi dalam menyelewengkan dana distribusi minyak goreng sebesar 18 Juta US Dollar, dan kembali memimpin usai bebas, beberapa hari yang lalu ia memberi bonus kepada para pemain timnasnya dengan dana haram tersebut, dengan berucap 'mereka memang layak menerimanya'

    Pada hari ini pun citra Nurdin kian tak populer di mata publik sepak bola tanah air, ketika ia dituding hanya mendompleng popularitas timnas yang sedang melambung di Piala AFF demi kepentingan pribadinya semata. (guar/lex)

    Supporter Indonesia Bikin Ridel Takjub

    KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
    Suporter Indonesia sangat kompak saat mendukung timnya bertanding. Ini sangat membantu perjuangan Firman Utina dkk di Piala AFF 2010.

    JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, mengaku takjub dengan kesetiaan suporter yang tetap memberikan dukungan kepada Firman Utina dan kawan-kawan meskipun pasukan "Merah Putih" dikalahkan Malaysia pada final pertama Piala AFF 2010, Minggu (26/12/2010).

    Menurutnya, peluang Timnas tipis untuk menjuarai Piala AFF setelah ditekuk 0-3 pada pertandingan kemarin. Namun, hal tersebut tidak mengendurkan semangat para suporter untuk mendukung pasukan "Garuda".

    Suporter terlihat masih mengelu-elukan Firman Utina dan kawan-kawan saat tiba di Tanah Air. Mereka menunjukkan loyalitasnya dengan menunggu kedatangan Timnas di bandara ataupun di hotel. Bahkan, para suporter tetap antusias mendukung Timnas dengan mendatangi tempat sesi latihan.

    "Saya sangat takjub dengan suporter. Dukungan begitu besar datang dari para suporter Indonesia kepada Timnas. Mereka selalu datang ke hotel tempat kami menginap dan mereka juga datang saat kami berada di bandara menuju Malaysia. Saat ini pun, walau kami kalah, mereka tetap datang mendukung kami. Sangat luar biasa," kata Riedl seusai memimpin latihan Timnas di Lapangan C, Senin (27/12/2010).

    Riedl mengakui tidak pernah merasakan euforia luar biasa seperti ini selama melatih tim-tim di Asia Tenggara. "Saya tidak pernah merasakan hal seperti ini di Vietnam. Vietnam juga mempunyai suporter yang banyak, tetapi saya belum pernah melihat antusisme masyarakat seperti ini dalam mendukung timnasnya," tukas Riedl. Dengan dukungan yang diberikan suporter seperti ini, Riedl mengaku optimistis timnya bisa membalas kekalahan pada final leg kedua, Rabu (29/12/2010).

    Markus Absen, Ferry Rotinsulu Siap Tempur

    Facebook.com
    Kiper kedua tim nasional Indonesia, Ferry Rotinsulu.

    JAKARTA, KOMPAS.com —
    Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, mengatakan, jika Markus Horison masih mengalami cedera maka tempatnya sebagai kiper utama Indonesia akan digantikan oleh Ferry Rotinsulu. Riedl percaya bahwa Ferry pasti sanggup mengemban tugas sebagai palang pintu terakhir tim "Garuda".

    Markus Horison sedang mengalami cedera tulang dada kanan. Pada latihan Senin (27/12/2010), kiper Persib Bandung itu melakukan latihan secara terpisah dari rekan-rekannya. Belum diketahui secara pasti apakah Markus akan fit atau tidak saat menghadapi Malaysia pada leg kedua final Piala AFF 2010, Rabu (29/12/2010).

    Selain Markus, nama lain yang sedang cedera adalah Yongki Ari Bowo. Bedanya, jika Markus masih memiliki peluang bermain, Yongki sudah dipastikan absen. Tempatnya kemungkinan besar akan digantikan oleh striker muda lainnya, Irfan Bachdim.

    "Yongki tidak bisa bermain pada laga final kedua, sedangkan Markus masih kita lihat kondisinya. Jika ia tidak bisa main, maka Ferry Rotinsulu akan mengemban tugas sebagai kiper utama," kata Riedl seperti dilansir situs resmi PSSI.

    Selain Yongki, pemain yang lain dipastikan tak bisa tampil adalah Oktovianus Maniani. Pemain Srwijaya FC ini menerima hukuman akumulasi kartu kuning. Tempat Okto kemungkinan besar akan digantikan oleh Arif Suyono. (PSSI)

    Suporter Malaysia Takut Ke Jakarta

    TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
    Dua orang pendukung Timnas Malaysia menunjukan tiket yang baru saja dibelinya, di loket Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Sabtu (25/12/2010). Animo masyarakat Malaysia mendukung timnya yang akan melawan Timnas Indonesia menjelang digelarnya pertandingan final leg pertama Piala AFF 26 Desember mendatang, tidak setinggi penonton di Indonesia.

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Husein Sanusi

    KUALA LUMPUR, KOMPAS.com
    — Publik Malaysia bangga atas kemenangan timnya 3-0 atas Indonesia pada pertandingan leg pertama final Piala AFF 2010, Minggu (26/12/2010) kemarin. Kemenangan dengan skor telak itu memantapkan Malaysia selangkah lebih maju ketimbang Indonesia untuk mencetak sejarah menjadi juara baru Piala AFF.

    Suporter Malaysia pastinya tak ingin merasa kecewa di leg kedua nanti. Sejatinya mereka sangat ingin memberikan dukungan langsung kepada Mohammed Safee dan kawan-kawan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada leg kedua, Rabu (29/12/2010) mendatang. Namun, sebagian suporter asal Malaysia berpikir ulang untuk memberikan dukungan dengan datang langsung ke Jakarta.

    "Kami sebenarnya ingin sekali datang ke Indonesia, tapi tak ada jaminan kami bisa aman di sana. Kami takut dengan suasana suporter di Indonesia yang mungkin akan marah jika mereka gagal juara," kata warga Malaysia Muzakky Aly saat ditemui di Bandara LCCT, Kuala Lumpur, Senin (27/12/2010).

    Suasana "perang suporter" antara Indonesia dan Malaysia memanas sejak Indonesia kalah telak setelah ada insiden laser di lapangan. Para pendukung Indonesia di dunia maya khususnya di Twitter memaki ulah suporter di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, yang terus-terusan mengarahkan sinar laser ke muka para pemain Indonesia.

    Untuk memenangkan Piala AFF 2010, peluang Timnas Indonesia memang tipis. Indonesia harus menang dengan menuai minimal skor 4-0 atas Malaysia. Timnas Malaysia tentu tidak dengan mudah membiarkan kebobolan gol sebanyak itu.

    Sumber : tribunnews.com (di kopi dari : kompas.com)

    Laser Hijau Paling Ampuh untuk Mengusik Konsentrasi

    img
    dok: Resha (Detiksport)
    Jakarta, Insiden laser di stadion Bukit Jalil Malaysia saat pertandingan final leg I Piala AFF terus menjadi sorotan. Media Malaysia bahkan sudah menegaskan laser tidak berbahaya bagi kesehatan. Tapi faktanya laser hijau paling ampuh buat mengusik konsentrasi.

    Ketika seseorang terkena laser tubuh tidak akan merasakan sakit apapun dan mata juga masih bisa melihat. Tapi efeknya, konsentrasi otak akan terganggu karena warna laser bisa membuat orang tidak nyaman.

    Terlebih jika laser yang digunakan berwarna hijau. Karena laser warna hijau lebih mengganggu konsentrasi ketimbang laser warna merah.

    Kelebihan laser hijau dibanding laser merah teletak pada panjang gelombangnya. Laser merah umumnya menggunakan panjang gelombang 635 nm (merah ruby) atau 650 nm (merah muda), sementara laser hijau menggunakan panjang gelombang 495-532 nm.

    Pada kisaran panjang gelombang tersebut, warna kuning dan hijau paling mudah dilihat oleh mata manusia. Saat disorotkan langsung ke mata, laser hijau bisa tampak 50 kali lebih terang dibandingkan laser yang berwarna merah.

    Dikutip dari Greenlaserbeam, Senin (27/12/2010), panjang gelombang juga mempengaruhi kekuatan sinar laser. Dengan gelombang yang lebih pendek, laser hijau punya intensitas lebih tinggi sehingga bisa menjangkau jarak yang lebih jauh dengan pada penggunaan daya listrik yang sama.

    Dengan kelebihan ini, laser hijau banyak digunakan oleh militer untuk operasi tempur di siang hari. Bintik hijau bisa menjangkau jarak yang lebih jauh, sekaligus terlihat lebih jelas meski dalam kondisi cahaya yang terang benderang.

    Jika dari jarak jauh, wajah yang terkena laser memang tidak berbahaya tapi ini sungguh mengganggu konsentrasi. Dan umumnya laser yang bisa menempuh jarak jauh adalah laser yang memiliki daya watt tinggi dengan harga yang mahal.

    Sementara laser hijau maupun merah yang digunakan pada mainan maupun pointer untuk presentasi umumnya menggunakan daya di bawah 5 mili Watt. Dengan daya sekecil itu, laser hanya akan merusak jika ditembakkan langsung ke mata dalam jangka waktu lama.

    Namun jika menggunakan daya di atas 1 Watt, kekuatan laser hijau bisa mencapai 1.000 kali kekuatan radiasi sinar matahari. Kekuatan laser hijau pada daya tersebut sanggup membakar obyek tertentuseperti plastik dan kertas jika ditembakkan dari jarak dekat.

    Umumnya daya yang diperbolehkan untuk dipakai pada laser mainan maupun pointer adalah di bawah 5 mili Watt. Laser berkekuatan lebih dari 1 watt cukup berbahaya sehingga untuk memilikinya harus melewati perizinan tertentu
    (up/ir) (detikhealth.com)

    Media Malaysia: Laser Berawal di Senayan

    Sinar laser yang menerpa muka kiper Malaysia, Mohd Sharbinee Allawee Ramli (Utusan.com)

    VIVAnews - Media Malaysia membantah suporter tuan rumah jadi pioner insiden sinar laser seperti saat menjamu Indonesia di final 1 Piala AFF di Stadion Bukit Jalil, Minggu 26 Desember 2010.

    Insiden itu dianggap sebagai bentuk tindakan sportif dari suporter Malaysia. Hal serupa juga dikeluhkan kiper Vietnam di laga semifinal. Bantahan langsung dilontarkan My Metro.com.

    Media itu menulis insiden sinar laser justru berawal saat Malaysia dijamu Indonesia di laga penyisihan Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Tulisan My Metro dikuatkan dengan foto kiper Malaysia, Mohammad Sharbinee Allawee Ramli yang juga terkena sinar laser dalam laga penyisihan grup.

    Malaysia memang pernah bertemu dengan Indonesia di penyisihan Grup A Piala AFF 2010 di GBK. Saat itu, Malaysia tumbang dengan skor telak 5-1.

    Bahkan, My Metro mengklaim sepanjang pertandingan, baik di babak pertama dan kedua sorotan sinar laser terus mengenai tim asuhan Rajagobal Khrisnasamy.

    "Lalu timbul persoalan, wajarkah kalau hanya Malaysia yang mengawali penggunaan laser? Sedangkan di laga melawan Malaysia, Indonesia sudah 'mengajarkan' bagaimana menyalahgunakan alat itu," demikian tulis My Metro.

    Atas insiden sinar laser ini, pihak Indonesia juga sudah melayangkan protes keras kepada AFF. Melalui Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), surat resmi sudah dilayangkan ke otoritas sepakbola ASEAN tersebut.

    "Saya minta ini ditayangkan kembali proses pertandingan di sana. Memang tidak mempengaruhi hasil, tapi ini menjadi peringatan keras kepada Malaysia," kata Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid. (one)

    Comments of Telenesia9 : Sesungguhnya pada laga tersebut saya sendiri tidak melihat laser pada pertandingan Indonesia vs Malaysia saat di penyisihan grup A AFF 2010. Gambar tersebut adalah gambar yang hampir berulang kali diputar di tv. Kemungkinan pengeditan gambar untuk di edit sangat besar.

    Riedl Minta Suporter Tak Pakai Laser


    VIVAnews - Pelatih Indonesia, Alfred Riedl meminta suporter Indonesia agar tidak membalas perbuatan suporter Malaysia di leg 2 final Piala AFF 2010, Rabu 29 Desember 2010.

    Banyak pihak yang sudah mengimbau agar suporter Indonesia tidak membalas perlakuan suporter Malaysia, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kini, pelatih Riedl mengimbau hal yang sama.

    "Dukungan suporter bagi tim sejauh ini sangat bagus. Mudah-mudahan mereka tetap fair mendukung kami besok, dan juga tim Malaysia. Karena kami tidak bisa bermain seperti yang dilakukan suporter mereka di Kuala Lumpur," kilah Riedl usai latihan pagi timnas di Lapangan C, Senayan Jakarta, Selasa 28 Desember 2010.

    Beberapa pemain timnas Indonesia, seperti kiper Markus Haris Maulana, Firman Utina dan Oktovianus Maniani menjadi sasaran sinar laser suporter Malaysia di final leg 1 di Stadion Nasional, Bukit Jalil, Minggu 26 Desember 2010.

    Bahkan, pertandingan akhirnya sempat terhenti pada menit ke-54. Itu setelah Markus melakukan protes keras karena pandangannya terganggu setelah terkena sinar laser saat timnas Malaysia ingin melakukan tendangan bebas.

    Kejadian itu dianggap sebagai salah penyebab kekalahan timnas Indonesia di laga pertama. Fokus Firman Utina dan kawan-kawan sedikit terganggu.

    • VIVAnews

    Indonesia vs Malaysia Akan Diramal Gurita "Sea World"


    Paul (Getty Images)
    Jakarta
    - Paul si gurita telah menjadi ikon hewan peramal pertandingan sepakbola. Menjelang final Piala AFF 2010, seekor gurita raksasa di Sea World Jakarta akan mencoba melakukan hal yang sama dengan almarhum Paul.

    "Nanti akan ada ramalan pertandingan sepakbola antara Indonesia dan Malaysia oleh gurita raksasa," ujar Humas Sea World, Teddy Sukmawinata, saat dihubungi detikcom,Selasa (28/12/2010).

    Gurita raksasa tersebut, yang belum diketahui namanya,akan mulai meramal final piala AFF pada pukul 14.00 siang ini di wahana Sea World Ancol, Jakarta Utara.

    "Belum diketahui namanya. Nanti saat diperlihatkan ke publik baru akan diketahui namanya," jelasnya.

    Teddy menjelaskan, gurita raksasa tersebut dibawa dari lautan pasifik yang berdekatan dengan negara Jepang.

    "Nanti kita akan lihat seperti apa ramalan dari gurita tersebut," kata Teddy.

    Sehebat apakah gurita raksasa tersebut? Apakah bisa meramalkan kemenangan Indonesia di final AFF?

    Sebelumnya, seekor gajah di Taman Safari, Cisarua, mencoba meramal pertandingan leg pertama di Kuala Lumpur. Gajah bernama Atik itu memprediksi 2-1 untuk kemenangan Indonesia, tapi kenyataan Malaysia unggul 3-0. ( a2s / krs ) (detik.com)

    Tan Sri Annuar Musa : Semoga Laser Tidak Ada di GBK

    VIVAnews - Presiden Persatuan Sepakbola Malaysia (FAM), Tan Sri Annuar Musa berharap insiden sorot sinar laser tidak lagi terjadi pada final kedua Piala AFF di Stadion Gelora Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu, 29 Desember 2010.

    "Saya yakin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan menjalankan tugas mereka dengan baik," kata Musa seperti dilansir dari Utusan.com.

    Pantauan VIVAnews, insiden sinar laser sebelumnya sempat terjadi pada final pertama Piala AFF 2010 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, 26 Desember 2010 lalu.

    Sinar laser berwarna hijau pertama kali menghantam wajah Markus Horison di awal pertandingan. Kejadian ini membuat laga sempat dihentikan oleh wasit Toma Masaaki.

    Sinar hijau kembali terlihat menghantam badan Firman Utina saat hendak mengeksekusi tendangan pojok di pertengahan babak pertama. Sinar tersebut juga menghantam lapangan di penghujung babak pertama.

    Puncaknya pada menit 54, pertandingan benar-benar dihentikan untuk sementara. Karena serangan laser ini semakin deras.

    Bukan hanya kepada pemain Indonesia, tapi juga Malaysia. Setelah terhenti sekitar 2 menit lebih, pertandingan akhirnya dilanjutkan.

    "Kami tidak ingin insiden itu terulang dan sebagai tamu negara kami juga harus mendapatkan layanan yang baik saat berkunjung ke sana," harap Musa. (sj)

    • VIVAnews

    Berbagai Teror Serang Timnas Indonesia di Malaysia

    Photo
    Nurdin sedang berkoordinasi dengan pengurus PSSI
    JAKARTA, INDONESIA, Berita Bola
    - Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat protes terkait tindakan tak laik yang dilakukan suporter Malaysia. Ada `teror` baik di dalam maupun di luar lapangan yang dilakukan kubu lawan.

    `Ada hal yang tidak semua diketahui media. Sebenarnya, sejak awal timnas sudah mendapat teror dari Malaysia. Misalnya, terlalu lama bis datang ketika timnas Merah-Putih mau berangkat latihan,` ujar Nurdin, di Lapangan Timnas C, Senayan, Jakarta, Senin (27/12).

    `Seperti penjelasan Widodo C Putra dan wolfgang Pikal, di lapangan latihan ditebar semacam serbuk putih yang menyebabkan pemain gatal-gatal,` tambah Nurdin.

    `Klimaksnya, ya di lapangan pertandingan. Kalian lihat sendiri kemarin. Banyak sinar laser yang disengaja di arahkan ke pemain Indonesia. Pun dengan petasan,` jelas Nurdin.

    Lebih lanjut Nurdin mengungkapkan, sebenarnya skuad Indonesia sudah sepakat tak bakal bermain kalau ada sinar laser. Namun, ketika itu pihak FAM (PSSI-nya Malayasia) dan keamanan memberikan jaminan kalau tidak akan ada sinar laser.

    `Kami sudah melayangkan protes baik lisan (secara langsung) maupun tulisan. Tadi pagi kami sudah mengirimkan surat protes itu ke AFF. Saya minta AFF memutar ulang pertandingan kemarin,` beber Nurdin.

    Kendati merasa telah dicurangi, Nurdin mengimbau kepada masyarakat agar berprilaku suportif dalam mendukung timnas, dalam laga final leg kedua, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 29 Desember mendatang.

    `Saya mengimbau kepada suporter Indonesia, jangan ada hal semacam itu di Jakarta. Kita bangsa yang punya budaya. Silahkan meneriakan dukungan apa saja, sekeras-kerasnya buat timnas. Namun, jangan melakukan aksi fisik,` pungkas Nurdin.

    Senin, 27 Desember 2010

    Menpora Meminta Nurdin Tak Ganggu Timnas

    Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Menpora Andi Mallarangeng meminta Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, tak "mengganggu" tim nasional, menjelang pertandingan final leg kedua Piala AFF 2010, 29 Desember 2010.

    Andi mengatakan, Nurdin tak boleh menyibukkan skud Merah Putih dengan sesuatu yang tak perlu. Timnas harus berkonsentrasi dan berkonsolidasi untuk memenangkan pertandingan final leg kedua di Senayan, Jakarta.

    "Pokoknya mari kita konsentrasi dan konsolidasi pada bagaimana memenangkan pertandingan," kata Andi usai melapor kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tentang hasil pertandingan antara Indonesia-Malaysia di Stadion Bukit Jalil Malaysia, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/12).

    Dia menambahkan, "Pesan saya kepada Nurdin Halid supaya konsentrasi, konsolidasi, tidak terganggu dan tidak diganggu dengan berbagai hal yang tidak perlu."

    Andi menilai, meski berat, masih ada kesempatan bagi Indonesia untuk menang dan mencetak empat gol tanpa kebobolan. Apalagi, pemain Malaysia tentu bertandang ke Jakarta dengan penuh kepercayaan diri setelah menang pada pertandingan pertama dengan 3-0.

    "Tentu saja berat, tapi bukan tidak mungkin. Kita pernah menang 5-1, rasanya kita bisa menang lagi," jelas Andi.

    Andi berharap, masyarakat Indonesia tetap mendukung Firman Utina dan kawan-kawan. Tapi tetap harus santun. Dia mengimbau, pendukung timnas tak membalas dengan laser atau petasan atau hal-hal yang tidak terpuji lainnya.

    "Mari kita menjadi suporter yang sportif dan menang dengan ksatria," pesan Andi kepada para suporter Indonesia.(Ant/ICH) (
    http://www.metrotvnews.com/read/news/2010/12/27/37908/Menpora-Meminta-Nurdin-Tak-Ganggu-Timnas)

    Markus Cedera

    Metrotvnews.com, Jakarta: Kiper utama tim nasional Indonesia, Markus Haris Maulana, mengalami cedera tulang dada kanan. Suami dari artis Kiki Amalia itu diragukan tampil membela skuat Garuda saat menghadapi Malaysia pada final leg kedia piala AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu 29/12) mendatang.

    Senin (26/12), pemain berkepala pelontos itu urung latihan. Ia hanya dibimbing oleh fisioterapis timnas, Mathias Ibo. Menurut pelatih kiper timnas Edi Harto, Markus memang cedera. Saat ini perkembangannya terus dipantau. Untuk laga final, Markus belum pasti diturunkan.

    Untuk kemungkinan terburuk, pelatih Alfred Riedl telah menyiapkan kiper cadangan. Baik Ferry Rotinsulu dan Kurnia Mega disiapkan menghadapi pertandingan hidup dan mati tersebut.

    "Kepastian Markus turun atau tidak, besok akan diputuskan," jelas Edi.

    Dalam laga nanti, peluang timnas meraih gelar paling bergengsi di Asia tenggara itu memang kecil. Bahkan Pelatih Alfred Rield mengaku, peluang timnas hanya 5 persen untuk membawa pulang trofi AFF. Berat memang, Firman Utina cs harus menang 4-0. Namun, harapan tetap harus di jaga. Pasalnya, 80 ribu suporter akan mendukung. Stadion Gelora Bung Karno akan kembali merah. Semoga hal itu memacu semangat timnas untuk membuat sejarah baru.(Ant/**) (
    http://www.metrotvnews.com/read/news/2010/12/27/37911/Markus-Cedera/)

    #loveindonesia , HATE MALAYSIA , Indonesians , dan Malaysians TT di Twitter

    Entah siapa yang pertama kali membuat perang "trending topic" di Twitter pertama kali. Sekitar pukul 15.00 tadi, nampak "HATE MALAYSIA" menjadi trending topic. Ini disebabkan karena supporter Malaysia yang menggunakan Laser untuk mengganggu pemain Indonesia pada laga AFF 2010 di Bukit Jalil, Malaysia. Laser itu juga sempat diprotes oleh Penjaga Gawang Indonesia, Markus Horizon, ke wasit pertandingan karena dianggap mengganggu.

    Kemudian karena banyak yang "menyesalkan" Trending Topic dari Indonesia yang banyak mengganggap kurang baik di Dunia ini, akhirnya banyak yang mau menggantinya dengan #loveindonesia. Meski begitu, twit untuk "HATE MALAYSIA" tetap ada di Twitter dan hingga pukul 21.00 bertahan di posisi ke-3 untuk "HATE MALAYSIA" dan "#loveindonesia" berada di posisi pertama. Seakan akan memiliki "suara yang berbeda namun hati tetap sama", munculah lagi Trending Topic dari Indonesia lagi, yaitu "Indonesians" yang berada di posisi ke-5. Malaysia pun tak mau kalah, Malaysia membuat Trending Topic di Twitter dengan query "Malaysians" yang hingga pukul 21.00 bertahan di posisi ke-8. Banyak rakyat Indonesia yang "protes" karena seakan-akan ikut-ikutan Trending Topic sebelumnya, yaitu "Indonesians".

    Perjuangan para "tweeps" (sebutan orang-orang untuk pengguna twitter) cukup patut diacungi jempol, meski sempat "menyinggung" sesuatu yang kurang layak, tetapi ini semua untuk membuat jiwa nasionalisme yang harus bangkit kembali, dan untuk memperkenalkan Indonesia dimata dunia. Mudah-mudahan Timnas Indonesia bisa melihat usaha masyarakat yang membela Indonesia mati-matian, semoga Timnas bisa membuat Indonesia juara di AFF 2010.

    Inilah Produk yang Digunakan Untuk Me-"Laser" Tim Indonesia

    (untuk kelucuan saja, untuk Pengambilan Logo Produk, Nama Merek, Kesamaan Bentuk, Harga, Kejadian Maupun Kehamilan dan Janin, diselenggarakan dalam waktu singkat dan dalam tempo sesinggat singkatnya, bukan tanggung jawab Blog ini)

    Dunia Ketahui Kecurangan Suporter Malaysia dari Twitter

    Kiper Timnas Markus Horison diincar laser Malaysia

    JAKARTA - Sikap curang suporter Malaysia dalam memberikan dukungan timnasnya saat bertanding dengan timnas Indonesia telah disadari oleh seluruh dunia. Terima kasih kepada Twitter.

    Kantor berita Associated Press (AP) merupakan media pertama yang menyebarkan berita mengenai kemarahan suporter virtual tim nasional Indonesia melalui mikroblogging Twitter. Dikatakan AP, seperti dikutip okezone, Senin (27/12/2010), "suporter Indonesia telah membanjiri Twitter dengan tuduhan perilaku curang yang dilakukan suporter Malaysia demi memenangkan tim kebanggaan negara mereka, dengan menyorotkan cahaya laser".

    Ditambahkan AP, dalam waktu kurang dari satu jam, topik 'Malaysiacheatlaser' berhasil menduduki posisi pertama dalam daftar 10 trending topics. Bahkan empat dari 10 daftar tersebut diisi oleh kata dari Indonesia. Selain 'malaysiacheatlaser', 'use laser', 'curang', dan 'support Garuda' menduduki daftar 10 besar trending topics kala itu.

    Setelah AP melontarkan berita tersebut di dunia maya, sontak hampir seluruh media lain mempublikasikan berita serupa. Termasuk diantaranya Fox News, USA Today, Philippine Star, Daily Telegraph, American Chronicle, Metro Canada, Today Online, Straits Times dan lainnya.

    Para pendukung timnas Indonesia memang cukup geram dengan adanya aksi curang tersebut. Tidak hanya para pendukung yang menonton langsung di Bukit Jalil Stadium, tapi juga para penonton televisi di rumah. Bahkan pemain timnas, khususnya kiper Markus Horison, sempat melayangkan protes atas aksi penyorotan laser bercahaya hijau, yang jelas-jelas mengganggu konsentrasi pemain. Sinar tersebut cukup jelas terekam di televisi.

    Menurut AP, meski banyak juga pendukung timnas Malaysia yang membantah adanya penggunaan laser di lapangan namun bantahan tersebut tidak sampai masuk menjadi trending topics di Twitter. Bagaimana bisa jika penduduk dan pengguna internet di Indonesia, khususnya pengguna Twitter, pun diprediksi lebih banyak ketimbang pengguna Twitter asal Malaysia. Dari segi populasi, Malaysia memiliki sekira 28 juta penduduk sedangkan Indonesia hampir 10 kali lipat, tepatnya mencapai 240 juta, penduduk di Malaysia.

    Pertandingan finasl leg pertama yang berlangsung di Malaysia akhirnya di menangkan tuan rumah dengan hasil 3-0. Untuk leg kedua akan ditandingkan di Gelora Bung Karno pada 29 Desember nanti. (srn)

    Irfan Bachdim Tetap Positive Thinking

    Headline
    Irfan Bachdim - Foto:Istimewa

    INILAH.COM, Jakarta – Pagi ini, seluruh penukung Tim Nasional Indonesia bangun dan teringat kekalahan atas Malaysia tadi malam (26/12/2010).Striker Irfan Bachdim menghimbau agar segera melupakannya.

    Atmosfer Stadion Bukit Jalil cukup membuat mental para pemain arahan Alfred Riedl runtuh. Terlepas dari laser para suporter tuan rumah, Firman Utina cs bermain di bawah form terbaiknya, apalagi setelah pertandingan sempat dihentikan.

    Jelas, tadi malam merupakan kekalahan menyakitkan. Namun, Bachdim mengajak pendukung Merah Putih tetap berpikir positif.

    “Mari lupakan kemarin dan berbuat hal benar di Jakarta,” kata Bachdim dalam Twitter-nya.

    Yang dimaksud pemain jebolan akademi Ajax Amsterdam tersebut tentu final leg kedua yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (29/12/2010) mendatang.

    Telenesia9 MMX