Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 April 2011

7 Band Black Metal Penganut Satanisme

1. Acheron


Band yang beraliran sesat itu misalnya Acheron, band yang berdiri pada tahun 1998, dan dibentuk oleh Pendeta Vincent Crowley di Tampa, Florida. Yang kemudian bergabung dengan Peter H. Gilmore, Magister Gereja Setan.

Dan untuk pertama kalinya, band ini merilis album yang berjudul "Messe Noir" pada tahun 1988. Album ini dibuat khusus sebagai edisi terbatas 7-inci yang juga merupakan rekor dimensi sebuah album yang belum pernah ada sebelumnya, dan untuk membuat album ini benar-benar kental terhadap aliran satanis, Acheron membuat album ini dicopy hanya untuk 666 eksemplar.

Kemudian pada tahun 1991, band ini membuat tercengang dunia dengan menerbitkan album kedua mereka yang berjudul Rites of the Black Mass (1991). Pada album tersebut, setiap lagu-lagunya mengandung ayat-ayat yang ada pada injil hitam (Satanic Bible) serta digunakan intro bergaya Gothik dan gitar solo yang membuat lagu-lagu tersebut terkesan dari dunia "Kegelapan". Lagu-lagu merekapun didasarkan atas filsafat "Satanis".

Album :
Messe Noir (1988), Rites of the Black Mass (1991), Alla Xul (1992), Satanic Victory (1992), Lex Talionis (1992), Anti-God, Anti-Christ (1996), Those Who Have Risen (1997), Necromanteion Communion (1998), Compendium Diablerie : The Demo Days (2001).


2. Angelcorpse


Band kedua yang juga termasuk band yang menganut aliran Satanisme adalah band Angelcorpse. Merupakan band yang dibentuk pada tahun 1995 oleh Pete Helmkamp dan mantan band yang dikenal sebagai Orde dari Chaos. Angelcorpse berasal dari Kansas City, tapi mereka pindah ke Tampa Florida (yang merupakan daerah penganut Satanisme) di Amerika. Musik mereka bertemakan Anti-Kristus dan peperangan. Pada tahun 1995 dan 2007 Band ini melakukan tur ke Eropa untuk mendukukng band-band beraliran satanisme yang ada.

Hal lain yang berkaitan dengan band ini adalah Pete Helmkamp, personil band, menulis buku yang berjudul 'The Conqueror Manifesto.' menurutnya, hal-hal yang memandang bahwa "In the spirit of Crowley's " dan pandangan tentang "Antichrist" adalah merupakan kebenaran. Dalam bukunya tersebut Pete menuliskan upaya manusia agar bisa naik ke Quest terhadap Plateau dari Invincibility dan mencapai Godhood (Homodeus).

Album :
Goats to Azazael Demo (1995), Hammer of Gods (1996), Nuclear Hell (1997), Wolflust Single (1997), Exterminate (1998), Winds of Desecration (1999), The Inexorable (1999), Iron, Blood and Blasphemy (2000), Death Dragons of the Apocalypse (2002), Of Lucifer and Lightning (2007).


3. Cradle Of Filth


Band ketiga adalah band beraliran Black Metal-Satanis, yaitu Cradle Of Filth. Adalah band yang berasal dari Inggris dibentuk pada tahun 1992, dengan penyanyi utama Dani Filth.

Merupakan Band yang sangat erat kaitanya dengan Sihir, Mitologi, dan hal-hal yang berbau Kotoran. Selain menyanyikan alunan musik Black Metal, aliran ini juga meminkan aliran Dark Metal dan Death Metal, Vampyric Metal dan Satan Metal dan Symphonic Black Metal.

Aliran ini telah banyak berubah sejak awal mula dibentuk. Pada awalnya nuansa Death Metal begitu kelihatan, namun seiring dengan waktu berubah menjadi Black, dan yang terakhir Bernuansa Ghotic yang sangat terlihat pada lagu " Nymphetamine". Prestasi besar yang pernah diraih oleh band ini adalah merupakan band yang paling terkenal di Inggris setelah Iron Maiden.

Album :
The Principle of Evil Made Flesh (1994), Dusk... and Her Embrace (1996), Cruelty and the Beast (1998), Midian (2000), Damnation and a Day (2003), Nymphetamine (2004), Thornography (2006), Godspeed on the Devil's Thunder (2008).


4. Dimmu Borgir


Band keempat yang juga merupakan band beraliran Satanis adalah Dimmu Borgir. Adalah Band Black Metal yang berasal dari Oslo, Norwegia, dibentuk pada tahun 1993. Dibentuk oleh Shagrath, Silenoz, dan Tjodalv.

Band ini pertama kali menerbitkan album Inn i evighetens mørke pada tahun 1994. Yang kemudian merampungkan seluruh Track pada album For All Tid (1994).

Band ini diketahui sering memainkan aliran Symphonic Black Metal, Black Metal, Ritual Black Metal, dan Deathy Metal. Tema-tema yang dibahas dalam lirik lagu-lagunya hampir sama dengan Cradle Of Filth, yaitu tentang pemujaan kepada Setan, Ritual, dan Peperangan.

Album :
For all tid (1994), Stormblåst (1996), Enthrone Darkness Triumphant (1997), Spiritual Black Dimensions (1999), Puritanical Euphoric Misanthropia (2001), Death Cult Armageddon (2003), Stormblåst MMV (2005) In Sorte Diaboli (2007).


5. Arch Goat


Band kelima merupakan band Black-Death Metal, yaitu Arch Goat yang dibentuk di Finlandia. Album Pertama mereka diluncurkan pada tahun 1992 yang berjudul "Jesus Spawn". Sebuah album yang di dalamnya penuh dengan hujatan-hujatan kepada Tuhan. Style dan gaya Band ini mirip dengan Angelcorpse, yaitu anti Kristus serta banyak memainkan Filosophy Satanis. Band ini juga terkadang memainkan musik Ritual.

Album :
Jesus Spawn (1992), Angelcunt (Tales of Desecration) (1993), Angelslaying Black Fucking Metal (2004), Live Black Mass (2005), Whore of Bethlehem (2006).


6. Blasphemy


Band Satanis keenam, adalah band Black Metal yang bersal dari Kanada, dibentuk di daerah Burnaby tahun 1984 bernama Blasphemy. Debut mereka yang opertama dalah "Blood upon the Altar" pada tahun 1989, merupakan album yang berisi Hujatan-hujatan kepada Tuhan. Band ini juga pernah melakukan tur ke Jerman "Fuck Christ". Dalam syair-syairnya, Band ini banyak menggunakan tema-tema yang berhubungan dengan paganisme, mitologis dan lirik-lirik Anti-Kristus.

Album :
Fallen Angel of Doom (1990), Gods of War (1993), Live Ritual - Friday the 13th (2002).


7. Behemoth


Band ketujuh adalah Behemoth. Behemoth adalah band Black Metal yang berasal dari Polandia pada tahun 1991. Band ini memaikan musik dengan tema-tema Satanis, dan Ritual, dan pemujaan kepada Berhala. Band ini juga memainkan aliran musik Death Metal, ada juga yang menyebutnya sebagai Black Metal, Avantgrade Metal, Pagan Metal. Namun aliran yang sebenarnya dari band ini masih diragukan, karena band ini lebih suka tidak dilabelkan dalam genre apapun.

Album :
And the Forests Dream Eternally (EP) (1995), Sventevith (Storming Near the Baltic) (1995),Grom (1996), Bewitching the Pomerania (EP) (1997), Pandemonic Incantations (1998), Satanica (1999), Thelema.6 (2000), Antichristian Phenomenon (EP) (2001), Zos Kia Cultus (Here and Beyond) (2002), Conjuration (EP) (2003), Demigod (2004), Slaves Shall Serve (EP) (2005), The Apostasy (2007), Ezkaton (EP) (2008), Evangelion (2009).

Minggu, 30 Januari 2011

10 Tour Konser Terlaris

Kualitas suatu Band atau musisi kadang tak hanya dinilai dari hasil penjualan kaset dan CD rekaman mereka, tapi juga didasarkan pada sukses atau tidaknya konser musik yang mereka adakan. Memang hampir semua musisi papan atas yang mengadakan konser pasti akan mendapatkan banyak penonton yang sangat antusias, tapi di dunia ini, tercatat ada 10 tour konser musik yang mendapatkan sambutan yang sangat meraih dan bisa menyedot banyak penonton sehingga bisa disebut sebagai tour konser musik terlaris.

http://www.reskrimum.metro.polri.go.id/data/imginfo20090602084759.jpg
Berikut adalah daftar 10 Tour Konser terlaris di dunia sepanjang masa :
10. Wildest Dreams Tour, Tina Turner
Diadakan dari tanggal 20 April 1996 sampai tanggal 10 agustus 1997 dengan jumlah penonton total mencapai 3.000.000 penonton.
TinaTurner

9. U2 360° Tour, U2
Diadakan dari tanggal 30 Juni 2009 sampai 30 oktober 2010 dengan jumlah penonton total mencapai 3.071.290 penonton.
360Tour 330x400

8. Licks Tour, The Rolling Stones
Diadakan sepanjang tahun 2003 dengan jumlah penonton total mencapai 3.400.000 penonton.
LicksTour 356x400

7. Living Proof: The Farewell Tour, Cher
Diadakan dari tanggal 14 Juni 2002 sampai 30 April 2005 dengan jumlah penonton total mencapai 3.500.000 penonton.
LivingProof

6. Sticky & Sweet Tour, Madonna
Diadakan dari tanggal 23 agustus 2008 sampai 2 September 2009 dengan jumlah penonton total mencapai 3.500.000 penonton.
stickyandsweet 382x400

5. PopMart Tour, U2
Diadakan dari tanggal 25 april 2007 sampai 21 maret 2008 dengan jumlah penonton total mencapai 3.935.936 penonton.
popmart 294x400

4. Bad World Tour, Michael Jackson
Diadakan dari tanggal 12 September 1987 sampai 27 Januari 1989 dengan jumlah penonton total mencapai 4.400.000 penonton.
Bad

3. History World Tour, Michael Jackson
Diadakan dari tanggal 7 september 1996 sampai 15 Oktoer 1997 dengan jumlah penonton total mencapai 4.500.000 penonton.
a523bf943eaceb6531eb418e03d3b434edf16ae9000 Michael Jackson History 400x400

2. Vertigo Tour, U2
Diadakan dari tanggal 28 Maret 2005 sampai 9 Desember 2006 dengan jumlah penonton total mencapai 4.619.021 penonton.
Vertigo

1. A Bigger Bang Tour, The Rolling Stones
Diadakan dari tanggal 21 agustus 2007 sampai 26 Agustus 2007 dengan jumlah penonton total mencapai 4.680.000 penonton.
biggerbang 400x400

Sumber : http://serba-sepuluh.blogspot.com/2010/06/daftar-10-tour-konser-terlaris.html#ixzz1CFZQq940

Minggu, 10 Oktober 2010

Musik Rock Bikin Mati Muda?

Goodbye cruel world; I’m leaving you today; Goodbye all you people; There’s nothing you can say to make me change my mind; Goodbye…

Penggalan lirik lagu Goodbye Cruel World dari album The Wall (1979) Pink Floyd itu agaknya cocok untuk menggambarkan kondisi para rocker yang mati muda. Kematian akibat ketidaknyamanan hidup di tengah
lamuran harta dan popularitas.

Narkoba, alkohol, seks bebas, seolah jadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup musisi rock. Mereka yang mengagungkan semboyan sex, drugs, and rock ‘n roll itu akhirnya justru meregang nyawa di saat usia mereka belum lagi menginjak 30 tahun.

Ingat saja kematian Jim Morrison, vokalis grup legendaris The Doors, yang mati di usia 27. Begitu pula Jimi Hendrix. Bahkan, Sid Vicious, pemain bas legenda punk Sex Pistols, mati saat usianya baru 21 akibat narkoba. Ia depresi karena didakwa membunuh Nancy Spongen, pacarnya.

by : http://uniqpost.com

The World Almanac and Book of Facts (1997) mencatat, ada 42 legenda rock di AS dan Inggris mati sia-sia. Terbanyak akibat serangan jantung. Kuat dugaan, hal itu berhubungan dengan kebiasaan memakai narkoba atau menenggak alkohol berlebihan.

Elvis Presley, misalnya, berpulang di usia 42. Gitaris dan vokalis genius Rory Gallagher tutup usia di usia 47. Keduanya pergi ke alam baka dipicu narkoba. Di luar sebab itu, ada 36 rocker yang mati bunuh diri dan 57 lainnya karena sebab lain, termasuk kecelakaan.

Selain itu, 18 musisi rock pada 1970-an tewas dibunuh. Yang paling fenomenal, tentu, John Lennon. Frontliner The Beatles itu ditembak di depan apartemennya oleh Mark Chapman pada 1980.

Tak kalah mengejutkan adalah hasil penelitian John Moores University, Liverpool, Inggris. Riset yang dilansir jurnal Epidemial Community Health itu mengungkapkan, musisi rock cenderung mati lebih cepat ketimbang musisi aliran musik lainnya.

Penelitian panjang yang dilakukan pada 1956-2005 itu memaparkan, terjadi 100 kematian di antara 1.064 musisi rock. Riset itu mengupas kematian para musisi dunia .

Riset dilakukan atas para musisi Inggris dan Amerika Utara. Lebih dari 25% kematian itu terkait erat dengan penyalahgunaan narkoba dan minuman berkadar alkohol tinggi.

Riset itu juga memaparkan, pada lima tahun pertama setelah mencapai ketenaran, kematian musisi rock lebih tinggi ketimbang angka normal. Diantaranya terjadi pada Jimi Hendrix, Bon Scott (AC/DC), dan Sid
Vicious.

Gilanya lagi, rocker dari Amerika Utara punya kemungkinan dua kali lebih besar mati muda, terutama akibat serangan jantung dan stroke. Termasuk di dalamnya adalah Jerry Garcia dari Grateful Dead, Carl Wilson dari Beach Boys, dan Johnny Ramone dari Ramones.

Itu, konon, karena rocker dari Amerika Utara masih ingin menunjukkan kharisma besarnya dengan menggelar tur reuni. “Akibatnya, mereka kembali menjalani gaya hidup rock ‘n roll yang lekat dengan drugs dan alkohol selama bertahun-tahun,” kata Mark Bellis, peneliti utama dalam riset itu.

Kehidupan musisi klasik rock itu memang bisa dirunut dari gemuruh era 1960-an di belahan Barat yang hiruk-pikuk dengan gerakan pembaruan
politik, ekonomi, dan sosial.

Dekade itu jadi era gerakan kontrakultur yang dipelopori generasi muda bersimbol perlawanan seperti The Beatles dan The Rolling Stones di Inggris atau Led Zeppelin dan The Doors di AS.

Perlawanan itu jadi lengkap dengan munculnya gerakan muda anti-Perang Vietnam melalui gaya hidup bebas flower generation ala hippies.

Musik rock kemudian mengawinkan diri dengan gaya hippies yang terangkum secara sempurna dalam fenomena pergelaran musik fenomenal ‘Summer of Love and Peace’ di Woodstock, AS, pada 1967.

Gelombang budaya besar itulah yang mengesahkan pemakaian narkoba berlebihan sebagai sebuah norma dalam kehidupan anak muda saat itu. Tak heran jika satu per satu rocker tumbang menemui ajal.

Tentu, tak semua rocker akhirnya bernasib tragis seperti itu.
Vokalis The Rolling Stones Mick Jagger hingga kini masih bugar. Usianya sudah 65. Juga vokalis Aerosmith Steven Tyler yang kini berusia 60 dan Johnny Rotten, vokalis Sex Pistols.

Roger Daltery hingga kini juga masih hidup di usia 64. Padahal, vokalis The Who itu dikenal sebagai rocker yang sejak awal menyatakan ingin mati muda. Itu, setidaknya, tercermin dari lagu My Generation (1965). Simak salah satu bagian liriknya: I hope I die before I get old.

Jadi, pasti, penyebab berderet rocker legendaris mati muda itu sebetulnya bukan karena mereka bermain musik rock. Penyebabnya adalah gaya hidup mereka yang mengarah urakan. Karena itu, jangan takut untuk terus memainkan musik rock. Mainkan!

Bermodal lengkingan vokal, musik cadas, dan gaya panggung impresif, berderet rocker dunia melegenda. Tapi, ada misteri di balik semua itu. Club 27 dimunculkan mengiringi tragedi mati muda mereka. Rata-rata di usia 27!

Memang, rocker-rocker top di belantara musik keras itu tidak tergeletak menyabung nyawa ketika manggung. Penyebab kematian mereka beragam. Mulai kecelakaan mobil, over dosis narkoba, sampai yang lebih mengenaskan: bunuh diri.

Hanya saja, satu yang pasti dan seolah jadi takdir bersama, yaitu para rocker legendaris itu menghembuskan napas terakhirnya di usia muda. Yang menarik dan menarik sekaligus misterius, ajal menjemput mereka ketika usia memasuki hitungan ke-27!

Bagi komunitas musik rock, tentu masih lekat dalam ingatan kisah tragis para rocker legendaris itu. Sebut saja frontliner grup musik grunge Nirvana, Kurt Cobain, yang menyusul para seniornya seperti Jimi Hendrix, Janis Joplin, dan Brian Jones, eks pemetik bas The Rolling Stones.

Kematian mereka pun sama-sama menimbulkan spekulasi teori konspirasi lantaran kesamaan usia dan kasusnya. Sebagian penggemar mereka menyebut
para musisi yang mati di usia 27 itu sebagai anggota Club 27.

Club 27 beranggotakan sejumlah legenda. jumlahnya mencapai 13 rocker. Di antara mereka adalah Kurt Cobain (5 April 1994), Brian Jones (3 Juli 1969), Jimi Hendrix (18 September 1970), Jim Morrison (3 Juli 1970), dan legenda vokalis blues Janis Joplin (4 Oktober 1970).

Ada juga gitaris blues Robert Johnson yang tewas lebih dulu, yaitu pada 1938. Lalu, Kristen Pfaff (penabuh drum Hole), Ron ‘Pigpen’ McKernan (The Grateful Dead), Dave Alexander (The Stooges), vokalis Johnny Kidd (Johnny Kid and The Pirates), Kami (Malice Mizer dari Jepang), Mia Zapata (The Gits), Peter Ham (Badfinger), dan D Boon (Minutemen).

Di antara para legenda yang mati di usia 27 itu, ada dua kasus yang menimbulkan teori konspirasi paling menonjol, yaitu menyangkut kematian Kurt Cobain dan Brian Jones. Keduanya diduga mati akibat pembunuhan sistematis.

Hingga kini, spekulasi tentang pembunuhan Jones dan Cobain masih jadi bahan riset untuk pembuatan film dan penulisan buku yang cukup tersohor.

Pada kematian Jones, ia ditengarai dibunuh oleh pihak yang ingin menyingkirkannya. Tak terkecuali dua sahabat dekat yang awalnya justru direkrutnya ke The Rolling Stones, yakni vokalis Mick Jagger dan gitaris Keith Richards.

Jones sendiri sudah berkalang tanah hampir empat dasawarsa. Ia ditemukan tenggelam di kolam renang rumahnya di Hartfield, Sussex, Inggris. Menurut kesaksian Anna Wohlin, pacarnya, Jones masih menunjukan tanda-tanda kehidupan ketika diangkat dari air. Tapi, ketika dokter datang, Jones malah dinyatakan tewas di tempat.

Pada 2000, Wohlin menuding Frank Thorogood yang membangun rumah Jones sebagai pembunuhnya. Menurut Wohlin, Thorogood menunjukan sikap tak simpatik kepada Jones yang tengah sekarat. Dokter sendiri menyatakan pada jantung dan hati Jones terdapat kandungan narkoba dan alkohol.

Versi teori konspirasi lain lebih menggemparkan. Jones yang tewas beberapa saat setelah keluar dari Stones, sempat berselisih dengan Jagger dan Richards karena sering absen dari aktivitas grup musik itu. Termasuk pada sesi rekaman.

Kecurigaan menguat ketika di prosesi pemakaman anggota Stones yang hadir hanya Bill Wyman dan Charlie Watts. Jagger beralasan dilarang meninggalkan lokasi syutingnya di Australia. Richards beralasan tak ingin bertemu penggemar yang marah kepadanya akibat Jones keluar dari Stones.

Puncaknya adalah berembusnya isu bahwa Jones memang sengaja dikorbankan kepada setan. Sebab, saat itu Stones dituding sebagai pemuja setan menyusul single-nya yang bertajuk Sympathy for the Devil. Jones dikorbankan sebagai pembayaran atas kesuksesan Stones.

Pada kematian Cobain, teori konspirasi yang berkembang adalah ia dibunuh oleh Courtney Love, istrinya sendiri. Vokalis grup musik grunge perempuan Hole itu memang dalam posisi kurang menguntungkan.

Love saat itu tengah berselisih dengan Cobain yang berencana menceraikannya. Love dicurigai takut kehilangan warisan Cobain yang
sedang berjaya.

Spekulasi lain menyebutkan, Cobain dibunuh oleh sejumlah pelaku industri rekaman yang banyak menaungi kepentingannya. Di antaranya adalah Geffen Records. Mereka, konon, sengaja membunuh Cobain demi menciptakan seorang rock hero baru.

Cobain ditemukan tewas di rumahnya di Lake Washington dengan sepucuk pistol di sampingnya. Analisis polisi mengungkap, Cobain bersembunyi di sudut flat, mengambil pistol, memasukkan benda itu ke ke mulutnya, dan dor…menekan pelatuknya.

Penggemar Cobain tak bisa menerima argumen itu. Apalagi, beberapa saat sebelum kematiannya, Cobain diketahui mengkonsumsi narkoba. Ia teler. Tak mungkin mampu menembak dirinya sendiri.

rata-rata penyebab kematian para rockstar:

Heart Attack 42
Drug Overdose 40
Misc. Medical 37
Suicide 36
Auto/Cycle Crash 35
Cancer 25
Airplane Crash 22
Unknown 21
Murdered 18
Alcohol 9
Accident 6
Drowned 5
Brain Tumor 4
AIDS 4
Poisoned 3
Leukemia 3
Electrocuted 3
Stroke 3
Fire 3
Choked 2

(source : uniqpost)

Suara yang Hanya untuk Umur 25 Tahun


Pernahkah Anda berpikir bahwa ada suara-suara tertentu yang hanya bisa didengar oleh orang yang masih muda, berumur kurang dari 25tahun???. Ternyata ADA! bukan karena telinga budeg dikit lho yeee…

kalau gak percaya, download file mp3 berikut ini!

Kalau Anda bisa denger berarti kemungkinan besar Anda usianya masih di bawah 25 tahun, jika usia di atas 25 tahun kemungkinan Anda mendengar suara ini akan semakin menipisss!!!! telah di uji secara scientific!.
Tapi kalau ternyata masih usia ABG tapi kagak bisa denger juga, berarti ada masalah dengan telinga Anda. Segera periksa gih ke dokter THT.. terdekat.

TUNJUKKAN MUDAMU!

Download di: http://www.slashphone.com/download/2…c_teenbuzz.mp3

( Saya cuma ingin warning yang mau download dan dengerin suara ini, jangan langsung pasang volume tinggi ya… terlebih dahulu jauhkan telinga dari headset, setting volume mulai dari yang paling kecil kemudian dikit demi dikit ditambah volumenya ).

Suara yang Hanya untuk Umur 25 Tahun


Pernahkah Anda berpikir bahwa ada suara-suara tertentu yang hanya bisa didengar oleh orang yang masih muda, berumur kurang dari 25tahun???. Ternyata ADA! bukan karena telinga budeg dikit lho yeee…

kalau gak percaya, download file mp3 berikut ini!

Kalau Anda bisa denger berarti kemungkinan besar Anda usianya masih di bawah 25 tahun, jika usia di atas 25 tahun kemungkinan Anda mendengar suara ini akan semakin menipisss!!!! telah di uji secara scientific!.
Tapi kalau ternyata masih usia ABG tapi kagak bisa denger juga, berarti ada masalah dengan telinga Anda. Segera periksa gih ke dokter THT.. terdekat.

TUNJUKKAN MUDAMU!

Download di: http://www.slashphone.com/download/2…c_teenbuzz.mp3

( Saya cuma ingin warning yang mau download dan dengerin suara ini, jangan langsung pasang volume tinggi ya… terlebih dahulu jauhkan telinga dari headset, setting volume mulai dari yang paling kecil kemudian dikit demi dikit ditambah volumenya ).

Jumat, 08 Oktober 2010

Band Indonesia dengan Ceritanya


Suatu hari Radja dan Ratu ingin minum kopi. Tetapi, walau Ada Caffein dan bisa merusak Gigi Putih jadi Cokelat, mereka tetap memilih minum kopi dicampur Mocca. Padahal penasihat kesehatan mereka sudah bilang kalau lebih baik minum ST12 yang terbuat dari Hijau Daun teh dari daerah Puncak yang terkenal itu. Mereka senang mendengar puisi Soneta sambil main Domino. Five Minutes kemudian, si Dewa, Mahadewi, dan Samsons datang karenaKangen , Pas mereka sedang menuju Tangga, tiba-tiba Peterpan datang bawa Kotak, Mahkota ber Tahta kanJamrud. Dengan Naif dan Seurieus –nya, dia berkata “Benda ini hadiah tuk Geisha yang berumur Seventen. “Hello! “dengan gaya Slank dan Gruvi mereka menyindirnya , “Salah masuk kerajaan kali? Di Tipe-X kali nama lo dari Tiketmasuk kerajaan sebelah. Lagipula umur segitu masih Virgin tapi dia kan dah gak! Ha ha ha. Sedih nian kalau diperlakukan seperti itu, tapi ia bersikap Netral. Ia pun pulang ke rumahnya, tapi sebelumnya mampir dulu keKuburan tuk dapat wangsit. Tiba-tiba, dari atas terdapat cahaya warna Ungu. Armada Pilot datang bersamaan dengan cahaya itu. Mereka serempak berkata Superman Is Dead, bung! Kami hanya bawa Boomerang buatmu tuk menyerang orang-orang yang menghinamu. Setelah itu, mereka lenyap karena adanya Efek Rumah Kaca dan tiba-tiba dia sudah berada di Garasi.

source : http://uniqpost.com/7135/nama-nama-grup-band-indonesia-dalam-sebuah-cerita/

Telenesia9 MMX