Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Maret 2011

Gempa menguncang Nikkei 225

TOKYO. Gempa bumi dan tsunami yang menghantam Jepang membuat indeks Nikkei dan Topix juga terguncang. Pada pukul 13.28 WIB, indeks Nikkei 225 sudah turun sebesar 1,72% menjadi 10.254,43.

Level Nikkei ini yang terendah sejak 1 Februari lalu. Sementara Indeks Topix melorot 1,65% menjadi 915,51. Pasar komoditi berjangka di Nikkei untuk kontrak Juni juga turun sebesar 3,8% di Singapura.

Seperti diketahui, gempa menghantam Sendai, kota sebelah utara Jepang. Gempa ini menyebabkan puluha orang cedera.

(http://investasi.kontan.co.id/v2/read/Investasi/61601/Gempa-menguncang-Nikkei-225-)

Sabtu, 12 Februari 2011

Mubarak Mundur, Harga Minyak Turun

Mubarak Mundur Harga Minyak Turun

REUTERS/rj

KAIRO--MICOM: Harga minyak dunia turun sesaat setelah Presiden Mesir Hosni Mubarak menyerahkan kekuasaannya ke militer. Untuk pengiriman Maret, minyak mentah Benchmark West Texas Intermediate turun sebesar 86 sen menjadi US$85,87 (sekitar Rp767 ribu) per barel di perdagangan siang New York Mercantile Exchange.

Harga tersebut mencerminkan kelegaan para pedagang dan investor. Pasalnya, sejak protes antipemerintah terjadi di Mesir selama 18 hari terakhir, para pedagang khawatir hak tersebut dapat menyebar ke bagian lain dari Timur Tengah dan mengganggu pasokan minyak. Pasalnya, wilayah Mesir dilalui pipa yang mengalirkan minyak dari wilayah Timur Tengah ke Eropa serta menguasai wilayah terusan Suez yang menjadi pintu perjalanan kapal tanker pengangkut minyak dunia. (AP/VB/OL-13)

Selasa, 28 Desember 2010

Modus Baru, Kejahatan Uang Palsu di ATM

VIVAnews - Ada modus baru penipuan di lokasi automatic teller mechine (ATM). Namanya "Money laundring via ATM". Memang belum ada laporan masuk ke polisi mengenai penipuan ini.

Namun kabar penipuan ini telah menyebar luas melalui situs jejaring sosial, Yahoo Messenger maupun BlackBerry Messenger.

Modus kejahatan ini caranya dengan menukarkan uang palsu yang dimiliki pelaku dengan uang asli yang akan ditransfer korban.

Dalam pesan yang tersebar melalui BlackBerry Messenger, maupun situs jejaring sosial lainnya adalah sebagai berikut:

"Hati-hati apabila di ATM tiba-tiba Anda mendengar orang di sebelah Anda, yang juga sedang di depan ATM, teriak "Wah..! Saya salah! mestinya mau transfer ini malah tarik tunai..!"


Anda akan lihat orang itu memegang segepok uang tunai. Setelah itu, dia akan menoleh ke Anda. "Bisa tolong saya? Uang tunai ini silahkan diambil. Tapi tolong saya ditransferkan uang yang saya berikan ini..!"

Well, sudah tau kan kelanjutannya? Kalau Anda mengikuti perminta orang itu, berarti Anda mentransfer uang asli Anda ke rekening dia. Sementara uang yang Anda terima itu adalah uang palsu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar mengatakan, polisi tengah menyelidiki modus baru ini. Sebab modus ini merupakan cara baru untuk mengedarkan uang palsu.

"Kita minta masyarakat untuk tidak mudah percaya dan terkecoh dengan modus tersebut," katanya saat dihubungi VIVAnews.com, Jumat 8 Oktober 2010.

Namun Boy menduga biasanya yang menjadi target dari modus tersebut adalah wanita, karena mereka bisa mudah percaya. "Lebih mudah diberdaya dan tak tega, sehingga mencoba menolong," ungkapnya.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya dengan siapapun yang baru dikenal. "Ini merupakan modus baru dari sindikat pengedar uang palsu," katanya. (adi)

Rabu, 10 November 2010

Polri: Gayus Keluar Jumat, Balik Sabtu Malam

Yoga Ana juga mengaku belum mengetahui kebenaran keradaan Gayus di Bali.

VIVAnews - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana mengatakan Gayus Tambunan keluar tahanan sejak hari Jumat 5 November 2010.

Tersangka mafia hukum ini baru digelandang lagi ke rutan Mako Brimob pada Sabtu malam dari rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Ada tenggang waktu satu malam, Sabtu malam mendekati jam 12 dia sudah pulang," kata Yoga Ana di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 10 November 2010.

Yoga Ana tak berkomentar banyak ketika ditanya apakah keluarnya Gayus dari tahanan itu telah terjadi berulang kali. Dia hanya memberikan jawaban diplomatis kepada wartawan yang berusaha memastikan berapa kali Gayus keluar tahanan. "Ini informasi, kalau informasi saya tampung. Kalau ada masukan silahkan disampaikan supaya bisa jadi bahan-bahan untuk penyidik," kata dia.

Yoga Ana juga mengaku belum mengetahui kebenaran keradaan Gayus di Bali. Padahal, wartawan telah menanyakan kepastian kabar tersebut sejak hari Senin yang lalu. "Saya belum dapat mengkonfirmasi itu, tapi Gayus sendiri tidak mengakui. Berarti harus ada upaya penyidikan yang lain," kata dia.

Akibat ulah Gayus itu, sembilan petugas rutan Mako Brimob telah dicopot dari jabatannya. Kini kesembilan anggota polisi itu intensif diperiksa Propam terkait pelanggaran kode etik profesi dan disiplin. Selain itu, mereka pun diperiksa Bareskrim terkait kemungkinan menerima suap dari Gayus. (umi)

• VIVAnews

Selasa, 09 November 2010

Denpasar Paling Serius Tangani Korupsi

JAKARTA, KOMPAS.com - Di antara 50 kota besar di Indonesia, Denpasar meraih skor tertinggi Indeks Persepsi Korupsi Indonesia (IPK-Indonesia) sebesar 6,71, disusul Tegal (6,26), Solo (6,00), Yogyakarta, dan Manokwari (5,81). Sementara, Jakarta menduduki peringkat ke-38 dengan skor indeks sebesar 4,43.

"Hasil ini mengindikasikan bahwa para pelaku bisnis di sana menilai korupsi kurang ditemui. Pemerintah dan penegak hukum setempat juga dianggap telah serius mencegah dan menindak korupsi," ujar Manajer Tata Kelola Ekonomi TII, Frenky Simanjuntak, Selasa (9/11/2010) di Jakarta.

Khusus Denpasar, skor IPK Indonesia 2010 ternyata sejalan dengan hasil Survei Integritas Pelayanan Publik 2009. Dalam hasil yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun lalu itu, Ibu Kota Provinsi Bali itu diposisikan sebagai salah satu kota dengan skor antikorupsi terbaik.

Sementara Solo dan Yogyakarta memang belakangan ini diklaim sedang memperlihatkan prestasi di bidang reformasi birokrasi. "Ini seiring sekali dengan prestasi kedua kota budaya tersebut yang mendapat penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award," tutur Frenky.

Bagi sejumlah kota, indeks pengukur korupsi itu cukup berperan dalam upaya perbaikan reformasi birokrasi dan pelibatan LSM antikorupsi. Contohnya, Kota Tegal dan Kupang yang sempat diganjar skor minim dua tahun lalu.

"Kami melihat wali kota beserta jajarannya di Tegal dan Kupang begitu giat menjalankan reformasi di birokrasi mereka," ucap Frenky.

Dia menambahkan, selain Kota Tegal dan Kupang, kota-kota lain yang skor antikorupsinya meningkat secara signifikan dari 2008 ke 2010 adalah Manokwari, Kendari, dan Manado.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Kota Paling Terang di Dunia

Tokyo, Japan

siapa sih yang ga tau kota tokyo.ya kota ini terlihatt sangat terang pada malam hari.
kota dengan penduduk 33 juta orang ini juga memilikii keunikan tersendiri yang banyak menarik minat wisatawann.

London, England

kota ini sudahh berusia 2000 tahunn,namun tidak kehilangan keindahannya tterutama pada malam hari.kota ini bahkan memiliki 20 tempat yang wisata yang hanya dibuka pada malam harii

Moscow, Russian Federation

Ibukota dan kota terbesar di Federasi Rusia memiliki kemampuan yang tak tertandingi untuk mengubah dirinya setiap beberapa dekade. Ada klub biasa, bar, lounge, kasino, ruang biliar, restoran, wisata kota pada malam hari, dan banyak lagi.

New York City, USA

New York City tidak hanya kota yang memiliki pengaruh keuangan dan komersial yang luas tetapi juga dikenal karena pengaruh budaya dan signifikansi. Dikenal sebagai pusat Jazz dunia, kota ini menawarkan pengalaman hidup yang menakjubkan.

Paris, France

Paris telah lama menjadi salah satu tujuan wisata paling populer di dunia, arsitekturnya dan situs budaya yang menarik lebih dari 30 juta pengunjung asing setiap tahun. di Paris Pada malam hari di Paris, mereka mengatakan, semua impian Anda menjadi kenyataan.

Madrid, Spain

kecantikan kota Madrid terletak pada keputusan untuk mempertahankan tampilan dan nuansa lingkungan sejarah pada kota dan jalan-jalan. Suatu malam yang terbaik di Madrid adalah menghabiskan waktu dengan mendengarkan musik, baik di konser atau di taman, suara kota senantiasa menciptakan suasana yang menyenangkan untuk jalan-jalan malam.

Athens, Greece

Athena tidak melupakan warisan budaya fenomenal dari negara-kota Athena pada jaman dahulu. Athena pada malam hari akan membuat anda takjub akan keindahannya. monumennya seperti hidup, kotanya mungkin biasa pada malam hari,tapi menjadi sangat berubah pada malam hari.

Beijing, China

Beijing memiliki dua sisi yang saling bertentangan dengan sejarah, satu yang indah dan lainnya berdarah . kota ini berubah sangat drastis hanya dalam beberapa dekade.selain itu melewatkan aktu pada malam hari di beijing juga tidak buruk

Las Vegas, USA

Las Vegas, yang dijuluki Ibukota Hiburan Dunia, terkenal karena jumlah resor kasino dan fasilitas hiburan malamnya.kota yang penuh dengan dosa sekaligus indah.

Hongkong, China

Hong Kong dikenal dengan pemandangan kotanya yang luas dan pengaturan alam yang baik. Hong Kong adalah salah satu ibukota menjadi kiblat di dunia keuangan, bisnis dan pusat budaya di asia.
sumber:indowebster.web.id

Jumat, 24 September 2010

Bocoran Rp100.000 Koin


sumber:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4465142

Sabtu, 31 Juli 2010

Benarkah Rp 1.000 Jadi Rp 1?

Jakarta - Pernahkan anda membayangkan untuk menerima gaji sebesar Rp 1.500 per bulan? Ya, kemungkinan besar hal tersebut akan terjadi kira-kira 5 tahun kedepan jika saat ini gaji anda sebesar Rp 1,5 juta.

Pasalnya, Bank Indonesia (BI) tengah melakukan pembahasan internal untuk dapat melakukan redenominasi. Redenominasi yaitu pengurangan nilai pecahan tanpa mengurangi nilai dari uang tersebut. Kasarnya, angka nol dalam sebuah pecahan akan dikurangi, jika dikurangi 3 angka nol maka Rp 1.000.000 akan menjadi Rp 1.000.

"Redenominasi itu prosesnya akan dibicarakan dulu dengan pemerintah dan presiden dan harus melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) baru kita sosialisasikan," ujar Gubernur Bank Indonesia terpilih Darmin Nasution di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Sabtu (31/07/2010).

Darmin menuturkan, pihaknya akan segera menyampaikan hasil final pembahasan internal kepada pemerintah di tahun 2010. "Belum bisa diputuskan sekarang berapa angka nol yang dikurangi apakah 3 atau 4 namun hasil pembahasan akan diusahakan disampaikan ke pemerintah tahun 2010 ini," jelas Darmin.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia S Budi Rochadi mengatakan, dalam melakukan redenominasi membutuhkan waktu antara empat sampai lima tahun.

"Prosesnya tidak singkat, harus membutuhkan 4 sampai 5 tahun," katanya.

Menurut Budi, diperlukan adanya penarikan uang secara bertahap yang beredar di masyarakat. Seperti diketahu uang pecahan Indonesia yang terbesar saat ini Rp 100.000.

Uang rupiah saat ini tercatat mempunyai pecahan terbesar kedua di dunia, terbesar pertama adalah mata uang Vietnam yang mencetak 500.000 Dong. Namun tidak memperhitungkan negara Zimbabwe, negara tersebut pernah mencetak 100 miliar dollar Zimbabwe dalam satu lembar mata uang.

Budi menuturkan, untuk bisa melakukan penyederhanaan satuan uang tersebut membutuhkan sejumlah persyaratan. Setidaknya ada tiga syarat yang mutlak dipenuhi yaitu kondisi perekonomian yang stabil, inflasi rendah dan stabil, serta adanya jaminan stabilitas harga.

"Hal yang paling sulit dilakukan dengan cepat dan mudah adalah sosialisasi kepada seluruh masyarakat Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa," tukasnya. (dru/ang)

Rabu, 21 Juli 2010

Tampilan Rupiah Pecahan 1000 dan 10.000 Baru


Sewaktu saya membuka kolom berita di ponsel saya sore ini, saya baru tau jika Bank Indonesia mengeluarkan uang baru pecahan 10.000 (sepuluh ribu) dan 1000 (seribu) rupiah. Berikut berita resminya di situs BI :

No.12/36/PSHM/Humas
Judul : Uang Logam Rp. 1.000 dan Uang Kertas Rp. 10.000 Disain Baru Resmi Diluncurkan

Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof.DR. Boediono meresmikan mulai beredarnya uang logam (UL) Rupiah pecahan 1.000 (seribu) Tahun Emisi (TE) 2010 dan uang kertas (UK) Rupiah pecahan 10.000 (sepuluh ribu) desain baru di Gedung Bank Indonesia Bandung, Jawa Barat, pada Selasa 20 Juli 2010. Hadir dalam acara tersebut a.l. Pjs. Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, serta Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, sebagai penerima replika uang baru. Dalam laporan singkatnya, Darmin Nasution menyampaikan bahwa peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat perlu didukung dengan ketersediaan uang Rupiah yang memadai dan mudah dikenali ciri-ciri keasliannya, guna memperlancar kegiatan transaksi.

Uang logam Rupiah pecahan 1.000 (seribu) bergambar Garuda Pancasila pada bagian depan. Sedangkan pada bagian belakang bergambar angklung dengan latar belakang Gedung Sate, Bandung – Jawa Barat. Uang tersebut berwarna putih keperakan, yang terbuat dari besi/baja yang dilapisi dengan nikel (nickel plated steel). “Pemilihan gambar angklung sebagai alat musik tradisional merupakan wujud pelestarian kebudayaan nasional. Demikian juga halnya dengan gambar Gedung Sate di Bandung – Jawa Barat sebagai wujud pelestarian tempat bersejarah dalam kehidupan bangsa Indonesia”, tambah Darmin.

Perubahan pada uang kertas pecahan 10.000 (sepuluh ribu) bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi elemen desain atau up-grading yang dilakukan terutama pada warna dominan yang semula berwarna ungu kemerahan menjadi ungu kebiruan. Meski terdapat pula perubahan pada unsur pengaman lainnya, namun demikian elemen desain utama seperti bahan uang, gambar utama dan ukuran uang tetap atau tidak mengalami perubahan. “Uang kertas pecahan Rp10.000 desain lama masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia” tegas Darmin.

Perubahan lainnya pada disain uang kertas pecahan 10.000 (sepuluh ribu), adalah sbb:

  1. Penambahan unsur pengaman rainbow printing dalam bidang berbentuk segi lima yang memiliki efek berubah warna (efek pelangi) apabila dilihat dari sudut pandang tertentu, pada sebelah kanan gambar utama,
  2. Penambahan desain berbentuk lingkaran-lingkaran kecil berwarna merah dan ditengahnya berwarna putih yang letaknya tersebar pada sebelah kanan gambar utama,
  3. Perubahan kode tuna netra (blind code) berupa satu buah lingkaran yang semula tidak kasat mata (visible) menjadi kasat mata dan terasa kasar apabila diraba (cetakintaglio), terletak pada samping kanan gambar utama,
  4. Penggantian tinta berubah warna (Optically Variable Ink) berupa segi delapan yang berubah warna dari hijau menjadi biru apabila dilihat dari sudut pandang berbeda, menjadi desain logo BI di dalam bingkai berbentuk ornamen daerah Palembang dan tidak berubah warna (cetak offset), terletak pada sebelah kanan bawah uang.

Keterangan gambar dan ciri-ciri uang tersebut dapat dilihat pada website Bank Indonesia.

Jakarta, 20 Juli 2010
Direktorat Perencanaan Strategis dan
Hubungan Masyarakat

Dyah N.K. Makhijani
Direktur

Berikut penampakannya :

Uang logam Seribu yang baru tampak depan (eh depan atau belakang ini??)

Uang logam Seribu yang baru tampak sisi sebaliknya

Uang kertas 10.000 yang baru tampak sisi depan (nggak berubah banyak ya?)

Uang kertas 10.000 yang baru tampak sisi belakang

Sepintas terlihat nggak ada yang berubah ya? :D

Tapi mungkinkah BI mengeluarkan uang baru ini karena ada penurunan nilai mata uang Rupiah? Kita tunggu saja nantinya para pakar keuangan mengomentari hal ini. :)

:::: Un2kmU @http://un2kmu.wordpress.com/2010/07/20/inilah-penampakan-uang-baru-10-000-dan-1000-rupiah/

Selasa, 20 Juli 2010

Perubahan Pada Rp 10.000 Baru

Perubahan lainnya pada disain uang kertas pecahan 10.000 (sepuluh ribu), adalah sbb:

  1. Penambahan unsur pengaman rainbow printing dalam bidang berbentuk segi lima yang memiliki efek berubah warna (efek pelangi) apabila dilihat dari sudut pandang tertentu, pada sebelah kanan gambar utama,

  2. Penambahan desain berbentuk lingkaran-lingkaran kecil berwarna merah dan ditengahnya berwarna putih yang letaknya tersebar pada sebelah kanan gambar utama,

  3. Perubahan kode tuna netra (blind code) berupa satu buah lingkaran yang semula tidak kasat mata (visible) menjadi kasat mata dan terasa kasar apabila diraba (cetak intaglio), terletak pada samping kanan gambar utama,

  4. Penggantian tinta berubah warna (Optically Variable Ink) berupa segi delapan yang berubah warna dari hijau menjadi biru apabila dilihat dari sudut pandang berbeda, menjadi desain logo BI di dalam bingkai berbentuk ornamen daerah Palembang dan tidak berubah warna (cetak offset), terletak pada sebelah kanan bawah uang.

Keterangan gambar dan ciri-ciri uang tersebut dapat dilihat pada website Bank Indonesia, www.bi.go.id

:::: Kutipan dari Web Resmi Bank Indonesia @ http://www.bi.go.id/web/id/Ruang+Media/Siaran+Pers/sp_123610.htm, dengan tujuan untuk menyebarkan informasi, bukan untuk maksud lain.

BI Luncurkan Uang Rp1.000 dan Rp10.000 Baru

BI Luncurkan Uang Baru Rp1.000 dan Rp10.000JAKARTA--MI: Bank Indonesia meluncurkan pecahan uang baru. Uang logam Rp1.000 dan uang kertas dengan nominal Rp10.000 dengan desain baru.

Peluncuran dilakukan, Selasa (20/7) di kantor Bank Indonesia Bandung. Acara peluncuran dihadiri oleh jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) dan diresmikan oleh Wakil Presiden Boediono.

Uang logam baru pecahan Rp1.000 ini bergambar Garuda Pancasila di bagian depan. Adapun bagian belakang bergambar angklung dengan latar belakang Gedung Sate, Bandung.

"Pemilihan gambar angklung sebagai alat musik tradisional merupakan wujud pelestarian kebudayaan nasional. Demikian juga gambar Gedung Sate yang merupakan tempat bersejarah dalam kehidupan berbangsa kita," ujar Pjs Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution.

Uang tersebut bedanya dengan yang dulu ada di warna percampuran perak dan emas. Di uang yang baru, seluruhnya terbuat dari dari besi atau baja yang berlapis nikel, sehingga berwarna putih keperakan.

Sementara perubahan pada uang kertas pecahan Rp10.000 bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi elemen desain atau up grading yang dilakukan terutama pada warna dominan yang semula ungu kemerahan menjadi ungu kebiruan.

Meski terdapat pula perubahan pada unsur pengaman lainnya, namun elemen desain utama seperti bahan uang, gambar utama dan ukuran uang tetap atau tidak berubah.

"Uang kertas pecahan Rp10.000 desain lama masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran sah sebelum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh BI," kata Darmin.

Sebelumnya, sempat terlontar alasan Bank Indonesia mengeluarkan pecahan uang tersebut pecahan Rp10.000 baru ini karena salah satunya memiliki kemiripan warna dengan Rp100.000 yang sering tertukar, sehingga Bank Indonesia mengeluarkan dengan warna yang berbeda. Jika pada Rp10.000 dulu, warnanya merah keunguan dan yang baru warnanya berubah menjadi biru muda.

Darmin menegaskan, penerbitan pecahan uang baru ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kebutuhan uang pecahan kecil, apalagi dengan menghadapi lebaran yang transaksinya banyak pecahan kecil.

"Kami sudah mengirim bertahap, dan tepat waktu dalam kebutuhan satu hingga dua bulan kedepan," tegasnya.

Dan selama ini, lanjut Darmin, pecahan Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000 menguasai 50% dari tujuh pecahan lembaran uang rupiah yang beradar. (ST/AX/OL-9)

Mobil "Made In" Indonesia

Meskipun melibatkan produsen mobil asing untuk membantu membuat mobil murah untuk rakyat, pemerintah mengklaim kalau mobil itu adalah 'made in Indonesia.'

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perindustrian MS Hidayat di Hotel Four Season, Jakarta, Jumat (16/7/2010).

"Kami memiliki program mobil murah dan green car dan akan menjadi mobil terjangkau 'made in' Indonesia," ujarnya.

Itu menurut Hidayat bisa dimungkinkan karena meskipun dibuat oleh produsen mobil asing keterlibatan anak bangsa di proses pembuatannya sangat besar.

"Kita terlibat di sisi disainer dan teknologi meskipun harus bekerja sama dengan international. Karena di dunia global sekarang tidak mungkin memiliki ownershipmurni," paparnya.

Rencananya mobil murah yang dibicarakan Hidayat ini akan segera hadir di pasaran Indonesia tahun depan dengan harga sekitar Rp 75 jutaan saja.

"Lihat saja nanti," pungkasnya. (detik.com)

Minggu, 18 Juli 2010

Uang Rupiah yang Langka



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri for the children of the world
seri/ emisi : Seri for the children of the world
pecahan : Rp 150.000
jaman/masa : Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 31 january 2000
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 6,22 gram
- tebal : -
- diameter : 22,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia" dan logo unicef
- belakang : Gambar anak laki-laki bermain kuda lumping, teks "for the children of the world" dan "
- samping : Bergerig



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri demokrasi/1995
seri/ emisi : Seri demokrasi/1995
pecahan : Rp 300.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 16 august 1995
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 17,00 gram
- tebal : 1,85 mm
- diameter : 25,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia" dan "300000 rupiah"
- belakang : Gambar temu wicara presiden soeharto dengan masyarakat, logo dhn-45 dan "50 tahun ri"
- samping : 5 garis di 4 tempat berbeda, teks 17 g., logo perum peruri, dan nomor seri 5 angka



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri presiden ri/1995
seri/ emisi : Seri presiden ri
pecahan : Rp 850.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 16 august 1995
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 50,00 gram
- tebal : 2,78 mm
- diameter : 35,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia" dan "850000 rupiah"
- belakang : Gambar presiden soeharto, teks "lima puluh tahun kemerdekaan republik indonesia"
- samping : 5 garis ditempat 4 berbeda, teks 17 g., logo perum peruri



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia emisi 1970
seri/ emisi : Emisi 1970
pecahan : Rp 20.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 17 august 1970
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 49,37 gram
- tebal : -
- diameter : 50,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar ukiran garuda bali, teks "25 tahun kemerdekaan republik indonesia"
- belakang : Gambar lambang negara garuda pancasila, logo "bank indonesia" dan "2000 rupiah"
- samping : Rata



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia emisi 1970
seri/ emisi : Emisi 1970
pecahan : Rp 2.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 17 august 1970
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 4,93 gram
- tebal : -
- diameter : 18,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar burung cenderawasih dan teks "25 tahun kemerdekaan republik indonesia"
- belakang : Gambar lambang negara garuda pancasila, logo "bank indonesia dan "2000 rupiah"
- samping : Rata



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri cagar alam/1974
seri/ emisi : Seri cagar alam/1974
pecahan : Rp 5.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Perak
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 01 october 1974
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Putih
- belakang : Putih

ukuran
- berat : 35,00 gram
- tebal : 2,87 mm
- diameter : 42,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia"
- belakang : Gambar orang utan, nominal "rp 5000"
- samping : Bergerigi



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri cagar alam/1987
seri/ emisi : Seri cagar alam/1987
pecahan : Rp 10.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Perak
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 01 october 1987
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Putih
- belakang : Putih

ukuran
- berat : 19,44 gram
- tebal : -
- diameter : 36,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia"
- belakang : Gambar babirusa, nominal "rp 10000"
- samping : Bergerigi



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri cagar alam/1987
seri/ emisi : Seri cagar alam/1987
pecahan : Rp 200.000
jaman/masa : Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 01 october 1987
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 10,00 gram
- tebal : -
- diameter : 25,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia"
- belakang : Gambar badak jawa bercula satu, nominal "rp 200000"
- samping : Bergerigi



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri save the children fund/1990
seri/ emisi : Seri save the children fund/1990
pecahan : Rp 200.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 01 december 1992
- penarikan : 31 december

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 10,00 gram
- tebal : -
- diameter : 25,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia"
- belakang : Teks "save the children" dan "200.000 rupiah"
- samping : Bergerigi



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri save the children fund/1990
seri/ emisi : Seri save the children fund/1990
pecahan : Rp 10.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Perak
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 01 december 1992
- penarikan : 31 december

warna dominan
- depan : Putih
- belakang : Putih

ukuran
- berat : 19,44 gram
- tebal : -
- diameter : 36,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia"
- belakang : Gambar 2 anak bermain badminton, teks "save the children" dan "10000 rupiah"



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri for the children of the world
seri/ emisi : Seri for the children of the world
pecahan : Rp 10.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Perak
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 31 january 2000
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Putih
- belakang : Putih

ukuran
- berat : 28,28 gram
- tebal : -
- diameter : 38,61 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia" dan logo unicef
- belakang : Gambar kegiatan pramuka, penanaman sejuta pohon, teks "for the children of the world" dan
- samping : Bergerigi



Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Seri Cagar Alam/1974
Seri/ Emisi : Seri Cagar Alam/1974
Pecahan : Rp 100.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih

Tanggal
- Penerbitan : 01 October 1974
- Penarikan : -

Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning

Ukuran
- Berat : 33,347 gram
- Tebal : 2,49 mm
- Diameter : 34,00 mm

Ciri-ciri
- Depan : Gambar lambang negara Garuda Pancasila, teks "BANK INDONESIA"
- Belakang : Gambar Komodo, nominal "Rp 100000"
- Samping : Bergerigi



Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Seri Cagar Alam/1974
Seri/ Emisi : Seri Cagar Alam/1974
Pecahan : Rp 2.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Perak
Bentuk : Bulat pipih

Tanggal
- Penerbitan : 01 October 1974
- Penarikan : -

Warna Dominan
- Depan : Putih
- Belakang : Putih

Ukuran
- Berat : 25,31 gram
- Tebal : 2,75 mm
- Diameter : 38,61 mm

Ciri-ciri
- Depan : Gambar lambang negara Garuda Pancasila, Teks "BANK INDONESIA"
- Belakang : Gambar harimau jawa, nominal "Rp 2000"
- Samping : Bergerigi



Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Emisi 1970
Seri/ Emisi : Emisi 1970
Pecahan : Rp 25.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih

Tanggal
- Penerbitan : 17 August 1970
- Penarikan : -

Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning

Ukuran
- Berat : 61,71 gram
- Tebal : -
- Diameter : 55,00 mm

Ciri-ciri
- Depan : Gambar Jenderal Sudirman, teks "25 TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA"
- Belakang : Gambar lambang negara Garuda Pancasila, logo "Bank Indonesia" dan 25000 RUPIAH"
- Samping : Rata



Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Emisi 1970
Seri/ Emisi : Emisi 1970
Pecahan : Rp 10.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih

Tanggal
- Penerbitan : 17 August 1970
- Penarikan : -

Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning

Ukuran
- Berat : 24,68 gram
- Tebal : -
- Diameter : 40,00 mm

Ciri-ciri
- Depan : Gambar penari wayang orang wanita, teks "25 TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA"
- Belakang : Gambar Lambang Negara Garuda Pancasila, logo "Bank Indonesia" dan "10000 RUPIAH"
- Samping : Rata



Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Emisi 1970
Seri/ Emisi : Emisi 1970
Pecahan : Rp 5.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih

Tanggal
- Penerbitan : 17 August 1970
- Penarikan : -

Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning

Ukuran
- Berat : 12,43 gram
- Tebal : -
- Diameter : 30,00 mm

Ciri-ciri
- Depan : Gbr arca batu manjusri dari candi Tumpang Malang,Teks 25 TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK

INDONESIA
- Belakang : Gambar lambang negara garuda pancasila, logo "Bank Indonesia" dan "5000 RUPIAH"
- Samping : Rata

Mengapa Rupiah Bisa "Rupiah"?

www.haxims.blogspot.com



Pernah kepikiran kalau mata uang Indonesia harus RUpiah..
Pastilah pernah kadang" tersirat di pikiran.
Nahh.. Kali ini mari kita bahas ulasan mengenai asal usul rupiah yang notabene menjadi nama mata uang Indonesia.
www.haxims.blogspot.com
Perkataan “rupiah” berasal dari perkataan “Rupee”, satuan mata uang India. Indonesia telah menggunakan mata uang Gulden Belanda dari tahun 1610 hingga 1817. Setelah tahun 1817, dikenalkan mata uang Gulden Hindia Belanda.
www.haxims.blogspot.com
Mata uang rupiah pertama kali diperkenalkan secara resmi pada waktu Pendudukan Jepang sewaktu Perang Dunia ke-2, dengan nama rupiah Hindia Belanda. Setelah berakhirnya perang, Bank Jawa (Javaans Bank, selanjutnya menjadi Bank Indonesia) memperkenalkan mata uang rupiah jawa sebagai pengganti.
www.haxims.blogspot.com
Mata uang gulden NICA yang dibuat oleh Sekutu dan beberapa mata uang yang dicetak kumpulan gerilya juga berlaku pada masa itu.
www.haxims.blogspot.com
Sejak 2 November 1949, empat tahun setelah merdeka, Indonesia menetapkan Rupiah sebagai mata uang kebangsaannya yang baru. Kepulauan Riau dan Irian Barat memiliki variasi rupiah mereka sendiri tetapi penggunaan mereka dibubarkan pada tahun 1964 di Riau dan 1974 di Irian Barat.
www.haxims.blogspot.com
Krisis ekonomi Asia tahun 1998 menyebabkan nilai rupiah jatuh sebanyak 35% dan membawa kejatuhan pemerintahan Soeharto.
www.haxims.blogspot.com
Rupiah merupakan mata uang yang boleh ditukar dengan bebas tetapi didagangkan dengan pinalti disebabkan kadar inflasi yang tinggi .
www.haxims.blogspot.com
Satuan di bawah rupiah
Rupiah memiliki satuan di bawahnya. Pada masa awal kemerdekaan, rupiah disamakan nilainya dengan gulden Hindia Belanda, sehingga dipakai pula satuan-satuan yang lebih kecil yang berlaku di masa kolonial.
www.haxims.blogspot.com
Berikut adalah satuan-satuan yang pernah dipakai namun tidak lagi dipakai karena penurunan nilai rupiah menyebabkan satuan itu tidak bernilai penting.
*sen, seperseratus rupiah (ada koin pecahan satu dan lima sen)
*cepeng, hepeng, seperempat sen, dari feng, dipakai di kalangan Tionghoa
peser, setengah sen
*pincang, satu setengah sen
*gobang atau benggol, dua setengah sen
*ketip/kelip/stuiver (Bld.), lima sen (ada koin pecahannya)
*picis, sepuluh sen (ada koin pecahannya)
*tali, seperempat rupiah (25 sen, ada koin pecahan 25 dan 50 sen)
Terdapat pula satuan uang, yang nilainya adalah sepertiga tali.

Satuan di atas rupiah
Terdapat dua satuan di atas rupiah yang sekarang juga tidak dipakai lagi.
ringgit, dua setengah rupiah (pernah ada koin pecahannya)
kupang, setengah ringgit
Telenesia9 MMX