Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 April 2011

Kembaran Stadion Utama Gelora Bung Karno

Stadion Gelora Bung Karno




Ini nih kembarannya....
Stadion Luzhniki

Stadion Utama Gelora Bung Karno dibuka pada 1962. Stadion dengan kapasitas sekitar 88 ribu penonton ini punya riwayat 'politik' cukup unik.

Pada tahun 1956 Bung Karno melakukan kunjungan kenegaraan ke Uni Sovyet. Indonesia ketika itu memang relatif dekat dengan negara-negara Blok Timur. Bung Karno sempat berpidato di Stadion Luzhniki, Moskow, di hadapan ratusan ribu warga Moskow.Sovyet, kata Bung Karno saat itu adalah, "Saudara yang jauh di mata tapi dekat di hati."

Pulang dari Sovyet, Bung Karno berkeinginan membangun stadion serupa dengan Luzhniki. Maka dirancanglah stadion ini. Anggaran pembangunannya pun merupakan utang dari Sovyet sebesar 12,5 juta dolar AS yang baru dikucurkan tahun 1958. Kantor berita Rusia, RIA Novosti, dalam artikelnya mengklaim kalau pembangunan Stadion Buang Karno juga melibatkan arsitek Sovyet dan tukang-tukang bangunan dari Sovyet.

Lepas dari Orde Lama, nama stadion ini diubah menjadi Stadion Senayan. Salah satu tujuannya adalah untuk menghilangkan 'bau-bau' Soekarno. Nama Bung Karno akhirnya 'dikembalikan' pada reformasi melalui keputusan presiden. (
http://hamyahya.blogspot.com/2011/03/ini-nih-kembarannya-stadion-gelora-bung.html)

Rabu, 23 Februari 2011

'Kita tak Bisa Hidup Lebih Lama di Bawah Kejahatan Gaddafi'


'Kita tak Bisa Hidup Lebih Lama di Bawah Kejahatan Gaddafi'
Demonstrasi di Libya menuntut Muammar Ghaddafi mundur

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER - Libya bukan Tunisia atau Mesir. Libya berbeda. Jika ada gangguan maka ia hanya terpecah ke dalam beberapa kondisi" Itu adalah kata-kata anak lelaki Moammar Gaddafi, Saif al-Islam Gaddafi, dalam TV negara pada Ahad lalu.

Ia benar. Libya bukan Mesir atau Tunisia. Ini adalah negara dengan lebih dari 1.553.992,87 kilometer persegi lebih dengan populasi kurang dari 7 juta orang. Sejak tahun 1969 negara ini dikenal hanya dengan satu pemimpin.

Mohamed Abdul Malek, kolumnis sekaligus kepala pengamat politik Libya untuk Guardianmenggambarkan Moammar Gaddafi, satu-satunya pemimpin sejak 1969, sebagai sosok yang tanpa ampun kepada siapa pun yang berani mengkritiknya dan gaya pemerintahannya. Ini adalah catatan Malek yang juga berdarah Libya tentang negaranya.

Libya dibangun atas landasan kesatuan suku-suku di mana--terlepas memiliki cadangan minyak terbesar di Afrika--dua pertiga penduduknya hidup dibawah garis kemiskinan. Ini adalah satu dari sedikit negara yang tidak bisa menjalin ikatan lama dengan Eropa dan Barat.

Libya juga baru beberapa tahun ini kembali membangun hubungan dengan para tetangganya di Mediterania setelah bertahun-tahun dikenai sanksi oleh AS dan PBB.

Setelah "keluar dari era dingin" pada tahun 2004, hubungan Eropa dengan Libya berkembang pesat. Libya adalah pemasok terbesar ketiga minyak ke Eropa, yang baru-baru ini melampaui posisi Arab Saudi.

Kedekatan Libya dengan Eropa, layaknya terraincognita, alias teritori perawan yang belum dieksplorasi. Minimnya inverstasi barat, membuat Libya potensi menjanjikan, bagi ekonomi barat yang bergantung pada minyak negara Afrika ini.

Fakta bahwa negara ini pernah menggantung mahasiswa yang mengkritik pemerintah, tak menjadi perhatian besar. Padalah salah satu pasal yang mengatur hubungan luar negeri Uni Eropa adalah tidak menjalin kerjasama dengan negara yang melanggar HAM. Kebijakan itu diterapkan kepada sejumlah negara, seperti Myanmar, tapi tidak pada Libya.

Namun, insiden yang terjadi berturut-turut beberapa hari terakhir telah memaksa pemimpin dunia mengevaluasi lagi hubungan mereka dengan rezim. Sejumlah penembak jitu--yang tak pernah mendapat provokasi--menyerang para pengunjuk rasa damai, persenjataan yang notabene produk asing digunakan sebagai alat kekerasan untuk menindas dan menekan kerumunan masa, amunisi dengan mudah ditembakkan ke kerumunan pemrotes, seharusnya sudah cukup menjadi alasan.

Itu belum termasuk blokade terhadap media demi mencegah dunia mencari tahu apa yang terjadi di negara itu. Situasi itu menghadirkan fokus dan perhatian baru terhadap tuntutan murni rakyat Libya dan reaksi tidak manusiawi dari pimpinan mereka.

Ketika membacakan pidato nasional, Saif yang terlihat jelas dilapisi topeng, mengatakan ancaman justru datang dari pengunjuk rasa di jalanan. Ia mengklaim itu sekadar perayaan orang-orang Benghazi, Darnah, dan al-Bayda, yang sebagian besar terdiri para pemuda mabuk akibat minuman dan narkotika, yang kemudian mengarah pada seruan kemarahan dan ejekan kepada Gaddafi dan putranya.

Saif malah mengingatkan bahaya separatisme dan perang sipil yang dapat meletus sewaktu-waktu. Peringatan itu justru membangkitkan persatuan rakyat Libya dan niat untuk mendukung satu sama lain hingga kemenangan tercapai

Menonton dari rumahnya di Manchester, Malek menyebut pernyataan Saif kepada ribuan rakyat Libya--termasuk yang melarikan diri dari Tanah Airnya karena hidup mereka terancam--sangat bodoh dan absurd.

Malek menilai klaim bahwa warga Libya dalam pelarian--yang ditudingnya hidup nyaman di Barat, berharap melihat saudara dan saudari di tanah air 'saling membunuh' sehingga mereka dapat kembali pulang dan memerintah Libya dan juga demonstran, dinilai Malek sungguh manipulatif dan menunjukkan bahwa rezim sangat gemar menakut-nakuti.

Malek menulis, "Tinggal dalam pengasingan dari tanah air selama 30 tahun, demi menghindari tindakan represif pemerintah akibat kritik tajam yang saya lontarkan, sungguh tak ada yang lebih saya inginkan selain pulang dan melihat wajah-wajah keluarga saya yang tentunya telah tumbuh dewasa

Malek merindukan pulang dan berziarah ke makam orang tuanya. "Keduanya meninggal saat saya dalam pengasingan. Sehingga saya tak hadir ketika mereka dimakamkan. Saya ingin bertemu keponakan saya, tentu saudara dan saudari ipar saya, yang pasti masih menjadi orang asing bagi saya,"

Namun ia meyakini waktu kemenangan sudah dekat. Rumor bahwa Gaddafi telah meninggalkan negara, bahwa jet tempur telah dipindahkan dari Benghazi ke Malta, juga kabar bahwa menteri keadilan mengundurkan diri, menurut Malek, adalah indikasi bahwa kebebasan yang diharapkan rakyat, tak lama lagi terwujud.

Siapa yang akan menggantikan Gaddafi bukan sesuatu yang terdepan dalam pikiran rakyat Libya. Pasalnya, tulis Malek, mereka tak pernah mendapat akses untuk mengekspresikan pandangan politik mereka. Selama 40 tahun mereka bahkan tidak mampu untuk menyuarakan itu dengan jelas di depan satu sama lain.

Beberapa waktu mendatang bakal menentukan perubahan politik, sesuatu yang langka dan tak biasa dalam sejarah hidup masyarakat Libya. Satu yang pasti sikap tunduk lesu rakyat Libya adalah masa lalu.

Kini, tulis Malek, mereka tidak lagi takut, bahkan untuk mati demi negara yang mereka cintai. Mereka, lanjutnya, tidak lagi membiarkan sikap tunduk pada penindasan dan penaklukan yang telah diakrabi selama berada di bawah rezim Gaddafi.

Bagi Malek, saat ini adalah tugas dari para pengkotbah demokrasi dari Barat untuk menambah tekanan kepada Gaddafi agar segera mengikuti jejak pemerintah Mesir dan Tunisia serta melepaskan kontrol terhadap negara yang ia hancurkan dan ia tindas selama berdekade.

"Minyak Libya memang telah melindungi rezim ini dari kritik luas pihak Barat. Namun mereka yang mendukung demokrasi, sudah waktunya mendukung perjuangan kami terhadap kebebasan."

Bila mereka meyakini kebohongan dan mengabaikan 'peringatan' Saif, maka, sebut Malek, itu adalah pengacuhan yang menjijikan sekaligus sikap tutup telinga terhadap seruan kebebasan dari rakyat Libya. Mereka berhak mendapatkan angin perubahaan yang telah menyapu penjuru Mesir dan Kairo, dan diharapkan segera bertiup ke istana keluarga Gaddafi.



Gaddafi: Saya Di Tripoli

Gambar video yang dibuat stasiun televisi milik pemerintah pada 22 Februari 2011, memperlihatkan pemimpin Libya Muammar Qadhafi menjelaskankan bahwa ia masih tetap di Tripoli dan membantah terbang ke Venezuela. (AP Photo/Libyan State Television)

TEMPO Interaktif, TRIPOLI – Pemimpin Libya Kolonel Muammar Gaddafi, Selasa pagi (22/02), muncul di televisi untuk menegaskan dia masih di Libya.

“Saya di Tripoli dan tidak di Venezuela. Jangan percaya berita stasiun anjing,” tandasnya. “Saya ingin menyampaikan sesuatu untuk pemuda di Green Square (di Tripoli) dan tinggal sampai malam dengan mereka, tapi ternyata hujan. Terima kasih Tuhan, ini hal yang baik.”

Gaddafi memberikan pernyataan singkat dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi. Dia tampak memegang payung dan duduk di kursi depan mobil van.

Pernyataan ini merupakan jawaban spekulasi yang menyebutkan bahwa pemimpin yang berkuasa lebih dari 40 tahun itu kabur ke Venezuela setelah Tripoli terbakar. Laporan juga menyebutkan tentara yang loyal kepada Gaddafi telah bersikap anarkis dengan menembak, mengebom dan memberondong demonstran sipil.

Angkatan laut negara itu mengatakan terjadi pengeboman kota secara sembarangan oleh pesawat tempur, setelah Gaddafi memerintahkan menyerbu rakyatnya sendiri. Peristiwa ini menyebabkan Gaddafi dituding melakukan pembunuhan massal yang menewaskan lebih dari 60 orang di Green Square, sehingga total korban tewas di seluruh Libya 450 orang.

DAILYMAIL | AP | SUNARIAH (http://www.tempointeraktif.com/hg/afrika/2011/02/22/brk,20110222-315157,id.html)

Sabtu, 12 Februari 2011

Mubarak Mundur, Gaza Sorak Sorai

REPUBLIKA.CO.ID,GAZA CITY--Hamas pada Jumat memuji pengunduran diri presiden Hosni Mubarak dan menyebut langkah itu sebagai "awal kemenangan dalam revolusi Mesir" seiring dengan sorak gembira yang meluap di jalanan Jalur Gaza. "Kami menilai pengunduran diri presiden Mubarak akan menjadi awal bagi kemenangan revolusi Mesir yang kami dukung sepenuhnya," kata juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri kepada AFP segera setelah pemimpin Mesir itu turun dari jabatannya dan menyerahkan kekuasaan pada militer setelah 30 tahun berkuasa.

Kepergian pemimpin otokratik Mesir itu mencerminkan "kemenangan bagi keinginan rakyat Mesir dan pengorbanannya," katanya, seraya menyerukan agar militer Mesir menjamin tuntutan rakyat dan tidak membiarkan mereka tersesat. Suara pengeras suara memanggil semua orang untuk datang dan bergabung dalam demonstrasi perayaan bersama rakyat Mesir.

"Mesir telah menuliskan halaman baru dalam sejarah nasionalnya," kata Perdana Menteri Hamas di Gaza, Ismail Haniya, dalam satu pernyataan, seraya menyatakan bahwa langkah tersebut mengindikasikan pengepungan terhadap Gaza semakin melemah.

Abu Zuhri juga mendesak pemimpin baru Mesir untuk mencabut blokade terhadap Gaza, sebuah langkah yang diambil oleh Kairo pada 2007 guna mendukung blokade Israel, segera setelah Hamas merengkuh kekuasaan di wilayah itu dengan menyingkirkan pergerakan sekuler dari Partai Hamas yang mengusung Presiden Palestina Mahmud Abbas.

Dan ia meminta kepada mereka agar segera membuka terminal Rafah antara Gaza dan Mesir yang telah ditutup sejak akhir Januari, sehingga menyebabkan ribuan warga Palestina terjebak di Gaza dan menahan ratusan warga lainnya untuk kembali ke negara mereka.

Kelompok gerakan Islam militan itu juga menyampaikan rasa hormat kepada rakyat Mesir dan revolusinya, dengan mengatakan bahwa apa yang telah mereka capai adalah "mimpi dari semua warga Arab dan Muslim".

Sebelumnya pada Jumat, panggilan dalam jaringan untuk demonstrasi di Gaza untuk perubahan tampaknya tidak berdampak besar, dan mereka yang muncul di kota seltan Khan Yunis dapat segera dibubarkan oleh pasukan keamanan Hamas.

Aksi protes tersebut digagas oleh sebuaah kelompok jejaring Facebook berbahasa Arab yang mengatakan tujuannya adalah menyerukan persatuan bagi kedua pergerakan nasional Palestina yang kini terpisah.

Perkembangan Jumat itu tidak disambut komentar oleh pihak pemerintah Palestina yang berbasis di Ramallah, yang lebih banyak diam sejak pergolakan terjadi pada 25 Januari, meskipun beberapa hari kemudian Abbas menelepon Mubarak untuk menyampaikan solidaritasnya kepada Mesir.

Red: Krisman Purwoko
Sumber: antara/AFP

Mubarak Mundur, Harga Minyak Turun

Mubarak Mundur Harga Minyak Turun

REUTERS/rj

KAIRO--MICOM: Harga minyak dunia turun sesaat setelah Presiden Mesir Hosni Mubarak menyerahkan kekuasaannya ke militer. Untuk pengiriman Maret, minyak mentah Benchmark West Texas Intermediate turun sebesar 86 sen menjadi US$85,87 (sekitar Rp767 ribu) per barel di perdagangan siang New York Mercantile Exchange.

Harga tersebut mencerminkan kelegaan para pedagang dan investor. Pasalnya, sejak protes antipemerintah terjadi di Mesir selama 18 hari terakhir, para pedagang khawatir hak tersebut dapat menyebar ke bagian lain dari Timur Tengah dan mengganggu pasokan minyak. Pasalnya, wilayah Mesir dilalui pipa yang mengalirkan minyak dari wilayah Timur Tengah ke Eropa serta menguasai wilayah terusan Suez yang menjadi pintu perjalanan kapal tanker pengangkut minyak dunia. (AP/VB/OL-13)

Masyarakat Mesir di London Rayakan Mundurnya Mubarak

REPUBLIKA.CO.ID,LONDON--Masyarakat Mesir di Inggris mengelar perayaan kemenangan menyusul mundurnya Presiden Husni Mubarak, di alun alun kota London, Trafalgar Square, Sabtu. Pekerja sosial Tim Indonesia dan Timor Leste di Amnesty International, yang berkedudukan di London Aditya Muharam kepada koresponden Antara London, Jumat malam mengatakan bahwa perayaan besar-besar digelar untuk merayakan kemenangan rakyat Mesir di Kerajaan Inggris.

Sementara itu Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan Mesir memiliki kesempatan dan momen berharga untuk bergerak menuju "kekuasaan sipil dan demokratis" di Mesir. Hal itu disampaikan PM Inggris beberapa saat menyusul pengumuman pengunduran diri Husni Mubarak sebagai Presiden Mesir setelah terjadinya demontrasi yang dilakukan rakyat Mesir selama 18 hari yang menuntut pengunduran diri Presiden Mubarak yang berkuasa selama 30 tahun.

Pernyataan David Cameron disampaikan di 10 Downing Street, London, Jumat dan menyebutkan pemerintahan baru harus mulai untuk dengan membangun sebuah masyarakat yang terbuka, bebas dan demokratis. Cameron mengatakan apa yang telah terjadi hari ini di Mesir merupakan langkah pertama dan Inggris sebagai teman Mesir siap untuk membantu dengan cara apapun.

David Cameron mengatakan Mesir telah mengalami "luar biasa" dan mendesak 'kekuasaan sipil' setelah Husni Mubarak berhenti. "Mereka yang sekarang menjalankan Mesir memiliki tugas untuk mencerminkan keinginan rakyat Mesir khususnya, harus ada perpindahan kekuasaan sipil dan demokrasi sebagai bagian dari transisi yang sangat penting bagi Mesir yang terbuka, demokratis dan bebas.

Sementara itu Pemimpin Partai Buruh Ed Miliband, mengatakan para pengunjuk rasa telah "meraih kemenangan besar" dan menyampaikan selamat dan tugas sekarang adalah menciptakan masa depan demokrasi yang dimenangkan hari ini" Sementara itu pendiri dan pelindung dari British Society Mesir, Ahmed El-Mokadem, kepada BBC London mengatakan dia merasa "senang" Mubarak telah mengundurkan diri.

Ahmed El-Bayoumi, yang baru kembali dari dua minggu protes di Kairo dan berencana untuk terbang kembali ke negara asalnya pada hari Sabtu, menambahkan bahwa Mesir memiliki "begitu banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk membangun kembali negara". "Jelas, kita perlu melihat siapa yang akan mengambil kekuasaan Kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan," ujarnya.

Dia mengatakan orang-orang Mesir telah "kehilangan kepercayaan" selama masa Mubarak sebagai presiden, yang telah menghentikan pembangunan negara. Presiden Mesir Husni Mubarak akhirnya mengundurkan diri ditengah tuntutan mundur para demonstran.

Wakil Presiden Mesir, Omar Suleiman, baru saja mengumumkan Presiden Mubarak memutuskan mundur, dan kewenangan dipegang oleh dewan militer. "Atas nama Allah yang Maha Penyayang, dalam situasi yang sangat sulit yang dihadapi Mesir, Presiden Husni Mubarak memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai presiden republik dan menunjuk Dewan Militer untuk menjalan tugas-tugas negara," kata Suleiman.

"Semoga Allah membantu kita semua," tambah Wapres Mesir. Pengumuman melalui televisi ini sontak disambut meriah oleh massa yang berdemonstrasi di Lapangan Tahrir dan kota-kota lain, seperti di Iskandariah.


Red: Krisman Purwoko
Sumber: antara

Sabtu, 05 Februari 2011

Ledakan Terjadi di Gereja Dekat Perbatasan Mesir-Gaza

Ismailia - Sejumlah saksi mendengar ledakan cukup keras di sebuah gereja dekat Rafah, kawasan perbatasan Mesir dan jalur Gaza. Belum jelas darimana sumber ledakan dan siapa pelakunya.

Dilansir reuters, Sabtu (5/2/2011), saksi meihat ada segerombolan pria bersenjata yang mendekati gereja. Namun, mereka tidak bisa memastikan apakah para tentara tersebut yang membuat terjadinya ledakan.

Tidak ada korban dalam insiden ini sebab gereja dalam kondisi kosong.

Para pejabat Mesir menuding tentara yang berbasis di Gaza yakni Army of Islam berada di balik aksi ini. Sebelumnya, peledakan juga terjadi di kawasan Alexandria hingga mengakibatkan 23 orang tewas. Namun kelompok tersebut membantah dengan tegas.

Aksi sabotase juga sebelumnya terjadi di kawasan utara Mesir. Sebuah jalur pipa gas meledak dan mengganggu pasokan gas alam ke Yordania dan Israel.

(mad/mad)

ZebraCross Unik di Swiss

Kagakribet FUN - Yang namanya zebra cross umumnya dibuat di jalan-jalan raya atau ramai. Pun yang menggunakan zebracross pastilah manusia.

Tapi zebra cross satu ini gak dibuat di jalan raya.


Awalnya sih, zebracross itu – yang sudah terlanjur dibuat sebelum pihak petugas transportasi Swiss menghentikan proyek itu - emang rencananya dibuat untuk pejalan kaki melintasi sebuah jalan baru menembus Lembah Misox di Graubunden, Swiss tapi proyek itu ditelantarkan dengan separuh jalan yang sudah dibangun.

Tapi, karena tuh zebra cross dibuatnya di sebuah tanah lapang atau padang , so gak seorangpun yang mempergunakannya , kecuali sapi-sapi yang emang ada disekitar areal tersebut.

Penduduk setempat, Heidi Zoech mengatakan,”Kamu bisa melihat lampu-lampu kuning berkedip-kedip di tengah malam, dan zebra cross itu menjadi semacam atraksi turis.

Namun selain daripada penonton yang jarang, gak ada seorangpun yang menggunakannya – hanya beberapa sapi Swiss, dan pastinya gak ada zebra.

Kamis, 03 Februari 2011

Museum Nasional Mesir Terbakar

Kairo, (tvOne).

Museum Nasional Mesir terbakar di salah satu sudutnya dalam bentrokan yang terjadi antara dua kubu pro dan kontra Presiden Mesir Hosni Mubarak yang terjadi di Lapangan At Tahrir pada Rabu malam, (2/2) semakin tak terkendali.

Museum Nasional Mesir itu dinilai sangat bersejarah karena didalamnya terdapat mumi yang berumur ribuan tahun, sejarah Mesir kuno serta sejarah Fir'aun Kuno.

Kekisruhan yang terjadi itu dan mengakibatkan terbakarnya salah satu sudut Museum dikarenakan Presiden Mubarak yang tak mau mundur dari jabatannya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat begitu banyak asap di kerumunan massa di Lapangan At-Tahrir pada Rabu petang waktu Mesir, seperti dilaporkan televisi Al-Jazeera.

Tak hanya itu, lemparan bom molotov, gas air mata, serta pecahan kaca yang dibungkus rapi juga dilempar kepada demonstran anti-pemerintah.

Sebelumnya, Para demonstran anti-pemerintah itu menuntut mundur Mubarak. Demonstran menilai bahwa pidato Mubarak pada Selasa malam merupakan lelucon dan politik pencitraan yang dilakukan Mubarak.

(courtesy : tvone.co.id [http://video.tvone.co.id/arsip/view/48082/2011/02/02/museum_nasional_mesir_terbakar/])

Minggu, 30 Januari 2011

Bahasa Indonesia, Bahasa Kedua Vietnam

Pemerintah Daerah Ho Chi Minh City, Vietnam, mengumumkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua secara resmi Demikian Konsul Jenderal RI di Ho Chi Minh City

“Bahasa Indonesia sejajar dengan Bahasa Inggris, Prancis dan Jepang sebagai bahasa kedua yang diprioritaskan,” ujarnya. Guna mengembangkan dan memperlancar studi Bahasa Indonesia, pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia di kota itu membantu berbagai sarana yang diperlukan beberapa universitas, kata Irdamis.

Vietnam
Sarana yang dibantu antara lain peralatan komputer, alat peraga, bantuan dosen dan bantuan keuangan bagi setiap kegiatan yang berkaitan dengan upaya promosi Bahasa Indonesia di wilayah kerja universitas masing-masing.
Perguruan tinggi itu juga mengadakan lomba pidato dalam Bahasa Indonesia, lomba esei tentang Indonesia dan pameran kebudayaan. Universitas Hong Bang, Universitas Nasional HCMC dan Universitas Sosial dan Humaniora membuka studi Bahasa Indonesia.

“Jumlah mahasiswa yang terdaftar sampai Nopember 2008 sebanyak 63 orang dan menurut universitas-universitas itu, minat untuk mempelajari Bahasa Indonesia cenderung meningkat,” kata Irdamis.

Ia berpendapat sebagian pemuda Vietnam melihat adanya keperluan untuk mempelajari Bahasa Indonesia, mengingat kemungkinan meningkatnya hubungan bilateral kedua negara yang berpenduduk terbesar di ASEAN di masa depan

forumkami.com

11 Bendera Unik



1. DANNEBROG FLAG
Sangat sulit untuk menentukan bendera tertua karena saking lamanya. Namun sudah disepakati kalo Dannebrog merupakan bendera tertua sebagai lambang negara. Dannebrog adalah bendera lambang Negara Denmark yang dipakai pada sekitar abad 13 – diperkirakan tanggal 15 Juni 1219. Inilah yang kemudian menginspirasi Negara-negara Scandinavia lainnya untuk memakai bendera. Austria juga meng-klaim kalo bendera tertua adalah milik Negara mereka, namun kemungkinannya bendera tertua mereka baru muncul pada tahun 1230






2. SEMAPHORE FLAG
Bahasa ternyata tidak hanya dalam bentuk bicara dan gerakan, namun juga dalam wujud bendera. Bendera Semaphore adalah sistem untuk menyampaikan informasi dengan menggunakan sinyal-sinyal visual bendera yang digenggam. Informasi disampaikan melalui kode yang ditentukakan oleh posisi bendera.Semaphore diadopsi dan banyak digunakan di dunia maritim di awal 1800-an. Sinyal Semaphore digunakan, misalnya, pada Pertempuran Trafalgar. Ini adalah masa di mana sistem semaphore modern angkatan laut ditemukan.



3. NEPAL
Bendera Nepal adalah satu-satunya bendera di dunia yang tidak berbentuk persegi panjang. Benderanya merupakan kombinasi sederhana dari dua panji-panji tunggal. Warna merah adalah warna dari rhododendron, bunga nasional negara itu. Merah juga tanda kemenangan dalam perang. Batas biru adalah warna perdamaian.



4. WHITE FLAG
Bendera putih sudah diakui secara internasional sebagai tanda gencatan senjata, permintaan untuk negosiasi atau tanda untuk menyerahi. Sebuah bendera putih juga sebagai tanda kepada semua pihak bahwa negosiator yang mendekat tidak bersenjata, bermaksud untuk menyerah atau keinginan untuk berkomunikasi. Orang yang membawa atau melambai-lambaikan bendera putih tidak boleh ditembak.Penggunaan bendera untuk menyerah termasuk dalam Konvensi Jenewa.



5. BLACK FLAG
Kebalikan dari bendera putih adalah bendera hitam.Bendera hitam serta warna hitam pada umumnya, telah diassosiasikan dengan anarki sejak tahun 1880-an. Banyak kaum pemberontak yang menggunakan kata “hitam / black” dalam nama mereka. Sebagai tambahan, kalau bendera putih adalah lambang universal untuk menyerah kepada kekuatan superior, maka bendera hitam adalah simbol pembangkangan untuk menyerah.



6. TRANSGENDER FLAG
Ini adalah bendera transgender, bendera kaum gay.Diciptakan pada tahun 2000, dan pertama kali dikibarkan di sebuah parade yang berlangsung di Phoenix, Arizona, tahun itu. Perancang bendera mengatakan bahwa arti bendera itu adalah: “Warna biru muda adalah warna tradisional yang melambangkan untuk laki-laki, warna pink adalah untuk anak perempuan, sedangkan warna putih di tengah adalah untuk mereka yang sedang dalam transisi.



7. JOLLY ROGER FLAG
Jolly Roger adalah nama yang diberikan untuk bendera yang dikibarkan sebagai identifikasi bahwa awak kapal itu adalah bajak laut. Bendera yang diidentifikasikan sebagai Jolly Roger adalah tengkorak dengan tulang bersilang di bawahnya. Rancangan ini digunakan oleh beberapa bajak laut, termasuk Kapten Edward Inggris dan John Taylor.



8. WEST AFRICAN FLAG
Inilah bendera dengan gambar paling aneh yang ada saat Kekaisaran Benin. Bendera ini merupakan satudari empat yang dimiliki Museum Maritim Greenwich, dekat London. Ada beberapa ketidakpastian tentang asal-usul yang tepat dari bendera ini, apakah itu datang dari Benin sendiri atau digunakan oleh kekuatan sekutu-sekutunya Itsekiri. Nama ‘Kennedy’ pada label kertas yang melekat pada bendera nampaknya mengindikasikan hal itu dibawa kembali oleh Laksamana FW Kennedy dari ekspedisi 1897 melawan Benin.



9. MARS FLAG
Berikut adalah Bendera Mars dengan tricolor yang digunakan untuk mewakili planet Mars. Meskipun belum resmi dalam arti hukum, namun telah disetujui dan digunakan oleh, The Mars Society dan The Planetary Society. Bendera ini dirancang untuk menggambarkan “sejarah masa depan” Mars. Bar merah, yang terletak paling dekat dengan tiang, melambangkan Mars seperti sekarang ini. Tahapan melambangkan hijau dan biru pada kemungkinan terraforming Mars



10. NAZI FLAG
Bendera Nazi mungkin merupakan bendera paling kontroversial dalam sejarah manusia. Bahkan dilarang untuk dikibarkan di sejumlah negara saat ini. Bendera ini dirancang oleh Hitler sendiri, yang berpikir perlu menggunakan warna yang sama seperti Kekaisaran Jerman dan harus efektif sebagai poster besar – karena dalam ratusan ribu kasus – lambang yang sangat mencolok menjadi penyebab pertama kebangkitan dalam sebuah gerakan.
11. RAINBOW FLAG
Simbolisme multikultural dari warna pelangi itu sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Ia mengambil bagian dalam beberapa mitos dan cerita yang berkaitan dengan isu-isu gender dan seksualitas di Yunani, Native Amerika, Afrika, dan budaya lain. Bendera ini melambangkan warna kebanggan kaum gay yang mudah dikenali masyarakat.


Arti per-warna :
- Red: light; (cahaya/terang)
- Orange: healing; (penyembuhan)
- Yellow: sun; (matahari)
- Green: calmness; (ketenangan/kedamaian)
- Blue: art; (kesenian)
- Lilac(ungu) : the spirit; (semangat)

Terima kasih kepada : kabardarisaya.blogspot.com
Telenesia9 MMX