Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Juni 2011

Film Hollywood yang Menghina Indonesia

Terlalu kasar kalo pake kata 'menghina', mungkin lebih tepatnya film barat yang di salah satu ceritanya berbicara soal 'keburukan-keburukan' yang ada di indonesia .... sebagian fakta, sebagian dilebih-lebihkan, namanya juga pilem, mungkin karena si pembuat pilem bukan orang Indonesia jadi gak faham dengan keadaan di indonesia, ...

Spoiler for 1. HOUSE (Serial TV) :


Film seri di Starworld. Si dokter House lagi ngobatin anak yang sakit parah banget dibilang sama si dokter, kira-kira begini, “anak sakit parah begini tinggalnya pasti di Indonesia”.


Spoiler for 2. LOOKING FOR JACKIE CHAN:


Film yang menceritakan anak indonesia keturunan china fans berat jackie chan hingga akhirnya ketemu sang idola. Anak ini memiliki sikap khas indonesia, "MELANGGAR ATURAN", diantaranya saat menerobos satpam & lari dari rumah (pergi ke rumah neneknya di beijing tapi malah ga sampe tempat).


Spoiler for 3. IN THE GODS HAND:


Film tentang selancar dari Hawai ke Bali. Waktu itu ada peselancar2 muda dari Amerika yang nyoba semua ombak yg ada di dunia. Saat itu di Lombok/Bali, ceritanya mereka ketangkep polisi Indonesia, trus polisinya disuap dengan cara “salaman dengan nempelin duit ke tangan polisi”. Lolos deh mereka.


Spoiler for 4.WEST WING(Serial TV) :


Sebuah serial tv yang bersetting gedung putih, dengan tokoh presiden Amerika fiktif President Bartlett (Martin Sheen) beserta stafnya. Salah satu episodenya menceritakan tentang kesibukan gedung putih dalam menerima kunjungan presiden Indonesia (tentu fiktif juga) namanya Siguto (mungkin maksudnya Sugito, hahaha). Dari awal film ini Indonesia terus dijelek-jelekkan, sehingga sempat bikin kesel waktu nonton (hehehe), masa ada kalimat begini yang diucapkan seorang staf gedung putih kepada seorang staf gedung putih lainnya: “Hati-hati jangan bikin orang indonesia tersinggung, atau kepalamu akan dipenggal dan diarak keliling kota”. Staff yg memperingatkan itu bilang dia lihat di internet, trus staff yang satu lagi enggak percaya.

Jadi untungnya yang nonton West Wing juga emang gak diarahkan untuk percaya kalo Indonesia seprimitif itu. Belum lagi informasi yang salah tentang Indonesia. Digambarkan juga bahwa orang Indonesia adalah bangsa yang bodoh dan tak bisa berbahasa Inggris. Trus, ceritanya presiden Indonesia datang (dan lagi-lagi berwajah Jepang) namun gerak-gerik dan tata bahasanya mengingatkan kita sama presiden Gus Dur (Hehehe, gak tau sengaja apa enggak). Si pemeran bapak dan ibu Siguto sebagai Pres RI ini cuman kebagian disorot dari belakang, yang penampilannya jadul abisss. Pak Presiden pake peci, istrinya pake kebaya dan dikonde hehehe. And mereka sipit bangetss, mungkin cari muka melayu susah, jadi sutradara menyamaratakan orang Asia gitu aja. Diceritain disini staff gedung putih kebingungan nyari translator karena mereka bilang Indonesia speaks in 300 different languages, dan dibilang kita gak punya bahasa nasional. Disini ngaconya! Tambahan lagi staff Indonesia itu ceritanya orang Batak, dan kacaunya lagi namanya: Rahmahidi Sumahijo Bambang (lucunya waktu tuh bule ngucapin nih nama), mana nama bataknya? Kayaknya gak pernah denger ada orang Batak namanya Rahmahidi Sumahijo, orang Jawa aja kayaknya ga ada.

Ketika presiden sedang konferensi pers, para stafnya pun melakukan pertemuan informal dan mereka pusing nyari translator karena ada 1 orang yang bisa Bahasa Batak, dan dia orang Portugis, tapi tuh orang ga bisa Bahasa Inggris, jadi di film ini ceritanya mereka nyari 2 orang akhirnya buat translate Inggris->Portugis, Portugis-> Batak. Mereka berusaha menjelaskan jika mereka akan membantu perekonomian Indonesia dengan syarat beberapa tahanan politik dibebaskan. Untungnya, ending film ini bagus. Ketika mereka bersusah payah berbicara Batak dan Portugis, tiba-tiba, staf indonesia yaitu si Bambang ini (yang ini mukanya emang melayu..ga tau apa indonesia beneran..) itu bicara bahasa Inggris dan memaki-maki para staf gedung putih “Anda pikir kami bangsa yang bodoh?

Anda pikir kami tak tahu anda anggap apa bangsa kami dan apa anda pikir kami tak bisa berbahasa Inggris? Kami mengerti semua perkataan anda bahkan arah pidato presiden anda kami sangat paham. Tapi kami bangsa yang berdaulat. Jangan mentang-mentang anda negara kuat seenaknya saja mengatur kebijakan dalam negri kami. Urus saja urusan dalam negeri anda. Dan satu hal, daripada kami mengikuti kemauan Anda, lebih baik kami tak usah dibantu sama sekali”. Bagus banget endingnya.
Sayang cuma di film ya…



Spoiler for 5.SWEETEST THING (2002):



Dalam film drama psikologi ini, si cantik Cameron Diaz ternyata juga “bermulut sampah” saat mengeluh karena teman-temannya selalu saja membuat ulah dan mengacau. Dengan enteng dia berkomentar, “Kalian ini bikin kacau saja seperti Indonesia”. Selain itu, waktu Christina Applegate masuk apartemen dan ngeliat apartemennya berantakan dipake ML gila2an oleh Selma Blair, Christina bilang gini “this place is a mess like Indonesia”. Jadi, ruangan kayak kapal pecah itu disamakan kaya Indonesia

Minggu, 17 April 2011

Film Pertama di Indonesia

1. Loetoeng Kasaroeng (1926)


Loetoeng Kasaroeng adalah sebuah film Indonesia tahun 1926. Meskipun diproduksi dan disutradarai oleh pembuat film Belanda, film ini merupakan film pertama yang dirilis secara komersial yang melibatkan aktor Indonesia.

2. Eulis Atjih (1927)


Sebuah film bisu bergenre melodrama keluarga, film ini disutradarai oleh G. Kruger dan dibintangi oleh Arsad & Soekria. Film ini diputar bersama-sama dengan musik keroncong yang dilakukan oleh kelompok yang dipimpin oleh Kajoon, seorang musisi yang populer pada waktu itu. Kisah Eulis Atjih, seorang istri yang setia yang harus hidup melarat bersama anak-anaknya karena ditinggal suaminya yang meninggalkannya untuk berfoya-foya dengan wanita lain, walaupun dengan berbagai masalah, akhirnya dengan kebesaran hatinya Eulis mau menerima suaminya kembali walaupun suaminya telah jatuh miskin.

3. Lily Van Java (1928)


Film yang diproduksi perusahaan The South Sea Film dan dibuat bulan Juni 1928. Bercerita tentang gadis yang dijodohkan orang tuanya padahal dia sudah punya pilihan sendiri. Pertama dibuat oleh Len H. Roos, seorang Amerika yang berada di Indonesia untuk menggarap film Java. Ketika dia pulang, dilanjutkan oleh Nelson Wong yang bekerja sama dengan David Wong, karyawan penting perusaahaan General Motors di Batavia yang berminat pada kesenian, membentuk Hatimoen Film. Pada akhirnya, film Lily van Java diambil alih oleh Halimoen. Menurut wartawan Leopold Gan, film ini tetap digemari selama bertahun-tahun sampai filmnya rusak. Lily van Java merupakan film Tionghoa pertama yang dibuat di Indonesia.

4. Resia Boroboedoer (1928)


Film yang diproduksi oleh Nancing Film Co, yang dibintangi oleh Olive Young, merupakan film bisu yang bercerita tentang Young pei fen yang menemukan sebuah buku resia (rahasia) milik ayahnya yang menceritakan tentang sebuah bangunan candi terkenal (Borobudur). Diceritakan juga di candi tersebut terdapat sebuah harta karun yang tak ternilai, yaitu guci berisi abu sang Buddha Gautama.

5. Setangan Berloemoer Darah (1928)


Film yang disutradarai oleh Tan Boen San, setelah pencarian di beberapa sumber, sinopsis film ini belum diketahui secara pasti.

6. Njai Dasima I (1929)

Film ini berasal dari sebuah karangan G. Francis tahun 1896 yang diambil dari kisah nyata, kisah seorang istri simpanan, Njai (nyai) Dasima yang terjadi di Tangerang dan Betawi/Batavia yang terjadi sekitar tahun 1813-1820-an. Nyai Dasima, seorang gadis yang berasal dari Kuripan, Bogor, Jawa Barat. Ia menjadi istri simpanan seorang pria berkebangsaan Inggris bernama Edward William. Oleh sebab itu, akhirnya ia pindah ke Betawi/Batavia. Karena kecantikan dan kekayaannya, Dasima menjadi terkenal. salah seorang penggemar beratnya Samiun yang begitu bersemangat memiliki Nyai Dasima membujuk Mak Buyung untuk membujuk Nyai Dasima agar mau menerima cintanya. Mak buyung berhasil membujuk Dasima walaupun Samiun sudah beristri. Hingga akhirnya Nyai Dasima disia-siakan Samiun setelah berhasil dijadikan istri muda.

7. Rampok Preanger (1929)

Ibu Ining tidak pernah menduduki bangku sekolah, tahun 1920-an adalah seorang penyanyi keroncong terkenal pada Radio Bandung (NIROM) yang sering pula menyanyi berkeliling di daerah sekitar Bandung. Kemudian ia memasuki dunia tonil sebagai pemain sekaligus sebagai penyanyi yang mengadakan pagelaran keliling di daerah Priangan Timur. Main film tahun 1928 yang berlanjut dengan 3 film berikutnya. Film-film itu seluruhnya film bisu. Ketika Halimoen Film ditutup tahun 1932, hilang pulalah Ibu Ining dari dunia film. Namun sampai pecahnya PD II, ia masih terus menyanyi dan sempat pula membuat rekaman di Singapura dan Malaya. Pada tahun 1935 ia meninggal dunia dalam usia 69 tahun karena sakit lever. (http://onthespot7langka.blogspot.com/2011/03/7-film-pertama-indonesia.html)

Selasa, 15 Februari 2011

Minggu, 30 Januari 2011

Film yang Hadir di 2011

http://www.kagakribet.com/seleb/harrypotterandthedeathlyhallows.jpg

Memasuki tahun 2011, setelah menyampirkan harapan tinggi-tinggi pada resolusi yang akan kita capai di Tahun Kelinci ini, ada baiknya kita simak beberapa film-film spektakuler Hollywood yang “layak tonton” dan pantas masuk dalam rekomendasi sepanjang tahun 2011. Banyak diantaranya merupakan sekuel atau prekuel film sukses sebelumnya.

Green Hornet (Januari 2011) :
Seth Rogen (Knocked Up, Pinneaple Express) berperan sebagai Britt Reid pahlawan bertopeng Green Hornet dalam film yang diarahkan oleh sutradara Michael Gondry ini. Britt adalah putra seorang pemilik surat kabar dan dalam aksinya ia ditemani oleh karyawan ayahnya, Kato (peran ini pernah dimainkan pula oleh alm. Bruce Lee) yang diperankan oleh artis Taiwan, Jay Chou.

Dikisahkan dalam film yang diangkat dari serial Radio ciptaan George W Trendle berjudul sama dan akan rilis pertengahan Januari ini, Sejak kematian ayahnya yang misterius, Britt Reid,anak pemilik surat kabar terkenal di Los Angeles yang dulunya adalah pemuda yang senang berhura-hura akhirnya menyadari bisa berbuat sesuatu yang bermakna untuk hidup. Ditemani oleh Kato mereka berkeliling kota membasmi kejahatan dengan mengendarai The Black Beauty, mobil ciptaan Kato yang canggih dan tak mudah dihancurkan. Film ini dimeriahkan pula oleh Cameron Diaz, yang berperan sebagai Lenore Chase

Fast and Furious V (April 2011) :

Vin Diesel dan Paul Walker akan kembali beraksi dalam film kebut-kebutan mobil dengan adegan-adegan berbahaya memacu adrenalin yang disutradarai oleh Justin Lin dan skenarionya ditulis oleh Chris Morgan ini. Petualangan Dominic Toretto dan Brian O’Conner yang melarikan diri dari petugas hukum akan menjadi daya tarik film yang akan dirilis pada akhir April 2011 ini.

Kungfu Panda II (Mei 2011) :
Sekuel Kungfu Panda ini dipastikan akan menarik banyak penonton untuk menyaksikannya di bioskop. Po (suaranya diisi oleh Jack Black) Sang pendekar Panda menghadapi Lord Shen (Gary Oldman) yang memiliki sebuah senjata rahasia yang sangat berbahaya.

Lord Shen terobsesi untuk menguasai seluruh negeri dan berencana menghancurkan ilmu bela diri Kung Fu. Po mendapat bantuan dari The SoothSayer (Michelle Yeoh), Master Skunkman (James Woods), Master Croc (Jean-Claude Van Damme), dan Master Thundering Rhino oleh (Victor Garber) . Aksi-aksi seru dan lucu PO bersama kawan-kawannya menggagalkan rencana jahat Lord Shen itu ditampilkan secara ciamik dalam film ini.

Pirates of Caribbean : On the Strangers Tide (Mei 2011)
Kapten Jack Sparrow (Johny Deep) berpetualang bersama Angelica (Penelope Cruzz) mencari mata air kehidupan yang konon tidak membuat seseorang bertambah tua sedikitpun. Masalah kian runyam ketika Jack menyadari bahwa Angelica tak lain adalah putri dari bajak laut Blackbeard (Ian McShane), musuh besar Jack Sparrow. Tapi perjalanan sudah dimulai dan Jack tak akan mengurungkan niatnya sedikitpun untuk melaksanakan niatnya.

X-Men : First Class (Juni 2011) :
Penggemar Wolverine (diperankan oleh Hugh Jackman) mesti bersiap-siap kecewa dalam film yang merupakan prekuel dari film-film X-Men sebelumnya karena tokoh tersebut tidak muncul dalam film ini. X-Men : First Class memang mengisahkan awal mula epik X-Men yakni mengangkat masa muda Charles Xavier dan Erik Magnus Lensherr sebelum didirikannya Xavier School For Gifted Youngster .

School of Mutant Resources mereka dirikan seusai menamatkan sekolah di Oxford untuk meneliti dan mempelajari fenomena baru yang terjadi pada manusia yaitu "homo superior", yaitu manusia jenis mutan yg memiliki gen X. Siswa yang belajar di sekolah khusus itu awalnya adalah Jean Grey, Scott Summers, Hank McCoy, Ororo Munroe, Raven Darkholme, Mortimer Toynbee dan Emma Frost. Perbedaan pemahaman dan idealisme membuat kedua sahabat ini menuai konflik hingga akhirnya justru menjadi seteru yang saling menghancurkan.

Harry Potter and The Deathly Hallows, Part 2 (Juli 2011) :
Ini adalah film yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar Harry Potter sebagai edisi pamungkas rangkaian film Harry Potter sebelumnya, setelah sebelumnya mengikuti episode pertama menjelang akhir tahun 2010. Film ini masih tetap diperankan oleh Daniel Radcliffe, Emma Watson, Rupert Grint.

Transformers 3 : Dark Of The Moon (Juli 2011) :
Dua serial film Transformers sebelumnya berhasil menuai sukses besar dan pada episode ketiga ini para penggemar Megan Fox harus siap-siap kecewa karena artis sexy yang pada 2 episode sebelumnya berperan sebagai Mikaela Banes, kekasih sang tokoh utama, Sam Witwicky, tidak terlibat dalam Transformer 3. Meski tanpa Megan Fox lagi, film ini kembali akan menggelar aksi-aksi spektakuler dan efek sinematografi canggih lebih dashyat dari 2 film sebelumnya. Jadi bersiaplah saksikan kehebatan robot Optimus Prime, Bumble Bee, Iron Hide, Ratchet, Sides Wipes,Megatron, Starscream, dan Soundwave berjibaku dalam film ini.

Captain America : The First Avenger (Agustus 2011)
Chris Evans pemeran manusia api dalam film “Fantastic Four” akan berperan sebagai Steve Rogers alias Captain America. Kisah ini menampilkan setting tahun 1940-an dimana Steve Rogers – seorang prajurit yang tidak bisa turun ke medan perang untuk melawan Nazi karena fisiknya dianggap tidak layak—diminta untuk menjalani sebuah program rahasia militer yang dapat mengubah dirinya menjadi manusia super.

Spy Kids 4: All The Time in the World (Agustus 2011)
Jessica Alba akan berperan sebagai Marissa Cortez Wilson (Jessica Alba) mantan agen rahasia yang menikah dengan reporter televisi pemburu agen mata-mata terkenal Wilbur (Joel McHale) dan ibu tiri dari dua anak kembar yang sangat cerdas Rebecca (Rowan Blanchard) dan Cecil (Mason Cook) dalam film Spy Kids 4 yang disutradarai oleh Robert Rodriguez.

Jeremy Piven yang berperan sebagai tokoh antagonis dalam film ini mengancam akan mengambil alih bumi dan menghentikan waktu. Marissa dipanggil oleh Markas Besar OSS untuk mencegah aksi kejahatan tersebut dengan didampingi oleh Carmen (Alexa Vega) dan adiknya Juni Cortez (Daryl Sabara), anggota Spy Kids yang sudah beranjak remaja.

Mission Impossible 4: Ghost Protocol (Desember 2011) :

Aktor tampan Tom Cruise kembali akan membintangi film kolosal Mission Impossible IV berjudul “Ghost Protocol” yang rencananya akan ditayangkan perdana oleh Paramount Pictures 6 Desember 2011. Pada film yang gambarnya diambil di Dubai, Praha dan Canada ini, Tom akan didampingi oleh artis pendukung seperti Aktor Jeremy Renner dan aktris Paula Patton.

source : zona-orang-gila.blogspot.com

Minggu, 23 Januari 2011

Angry Birds Jadi Film Animasi


Angry Birds (ist)

Jakarta - Angry Birds termasuk salah satu game mobile terpopuler saat ini. Pihak developernya pun ingin melebarkan sayap sehingga burung-burung pemarah itu tak sebatas menghibur via game, namun juga dalam film animasi.

Seperti dikutip detikINET dari AFP, Kamis (20/1/2011), Rovio Mobile, pengembang Angry Birds, berniat membuat film animasi berseri berbasis game tersebut. Developer asal Finlandia ini berharap film tersebut sukses.

"Kami sedang merencanakan sebuah kartun yang menarik untuk seluruh keluarga, baik orang dewasa maupun anak-anak," ucap juru bicara Rovio Mobile, Ville Heijari.

Game Angry Birds yang pertama kali meluncur untuk OS mobile Apple di Desember 2009 menampilkan sekumpulan burung yang bermusuhan dengan babi. Untuk versi film, Rovio masih mereka-reka akan seperti apa karakter serta ceritanya.

"Film ini adalah benar-benar bidang baru untuk kami," ucap CEO Rovio, Mikael Hed. Tidak dijelaskan media apa yang akan jadi sarana penayangan versi animasi Angry Birds, apakah televisi, internet atau keduanya. ( fyk / rns )
(detik.com > http://www.detikinet.com/read/2011/01/20/144642/1550654/654/angry-birds-akan-jadi-film-animasi/?i992205654)

Senin, 22 November 2010

Film Dokumenter : Krakatau – The Last Day (Based On True Story On 1883)

KrakatoaLastDaysDVDKrakatoa: The Last Days adalah sebuah film dokumener BBC (British Broadcasting Corporation) yang disutradarai oleh Sam Miller dan film dibuat berdasarkan catatan saksi mata pada letusan Krakatau pada tahun 1883.

Film dokumenter ini mengisahkan salah satu bencana alam yang amat berbahaya dan bisa membunuh banyak manusia. Letusan ini adalah yang terkuat dalam sejarah (setelah Tambora 68 tahun sebelum itu-1883), meletus dan menghancurkan lebih dari 18 kilometer dan kurang daripada 48 jam serta membunuh 36,500 jiwa.

Pemeran utama Rogier Diederik Marius Verbeek (diperankan oleh oleh Kevin McMonagle), seorang geolog Belanda yang telah mengkaji kawasan itu dua tahun sebelumnya dan meletakkan dasar bagi vulkanologi modern dengan pengkajiannya setelah letusan, menambahkan sentuhan sains dan peta yang berguna untuk CGI yang secara menyakinkan menggambarkan awan, keruntuhan gunung, aliran piroklastik dan ombak tsunami.

Film dokumenter ini pertama kali disiarkan di Britania Raya pada hari Minggu, 7 Mei 2006 pada pukul 21:00 BST di BBC One. Acara berdurasi 87 menit ini telah disiarkan di Amerika Serikat sebagai Krakatoa: Volcano of Destruction di Discovery Channel.

Beberapa adegan dalam film ini campuran yaitu memakai bahasa Inggris dan Indonesia yang menurut saya kedengarannya seperti logat melayu sehingga terlihat kaku. Untuk pemeran-pemeran figuran sepertinya bukan dari orang Indonesia.

Sayang film ini bersifat film dokumenter. Andaikan film ini dibuat layar lebarnya dan digarap lebih serius, saya yakin pasti akan melebihi film-film Hollywood seperti Titanic yang sempat gempar di dunia dan banyak memenangkan penghargaan pada beberapa tahun lalu.

Berikut Film Krakatoa -- The Last Day (2006). Ada 7 bagian ya… Selamat Menonton…

Krakatoa: The Last Days, Clip 1 -- Tsunami

Krakatoa: The Last Days, Clip 2 -- Ashes

Krakatoa: The Last Days, Clip 3 -- Loudest Sound

Krakatoa: The Last Days, Clip 4 -- The Wave

Krakatoa: The Last Days, Clip 5 -- Lighthouse

Krakatoa: The Last Days, Clip 6 -- Pyroclastic Surge

Krakatoa: The Last Days, Clip 7 -- Aftermath


Rabu, 20 Oktober 2010

10 Adegan Kurang Masuk Akal di Film

Sebuah film dibuat dengan maksud memberikan gambaran visual dari ide dan kreatifitas berpikir para pembuatnya. Adegan-adegan di dalam film dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menggambarkan ide-ide kreatif tersebut dan kesan serta pesan yang tersembunyi di balik setiap adegan akan mampu diterjemahkan kembali di dalam pengertian penontonnya. Ribet? Abaikan saja.

Berikut ini adalah adegan-adegan di dalam beberapa film yang dibikin oleh sineas Hollywood yang dibikin terlalu berlebihan, sehingga tidak masuk akal. Selain itu di dalam kehidupan nyata hal tersebut hampir tidak pernah terjadi, padahal adegan itu menggambarkan kejadian sehari-hari.

1. Minum obat – berbentuk tablet atau kapsul – dalam jumlah banyak dan diminum dengan minuman keras atau minuman bersoda

Adegan ini selain tidak masuk akal juga bisa berbahaya apabila ditiru oleh penonton yang tidak mengerti bahwa adegan itu adalah bohong belaka. Bagaimana mungkin seorang yang digambarkan banyak pikiran, stress atau sakit kepala, tiba-tiba membuka botol obatnya dan menuangkan hampir setengah isi botol itu ke telapak tangannya. Lalu mengambil sekaleng bir atau sebotol wiskey, memasukkan butir-butiran obat yang ada di telapak tangannya tadi ke dalam mulutnya –semuanya– lalu menelannya dengan bantuan minuman keras!

Begitu saktikah orang Amerika?

2. Muntah dengan memasukkan kepala di lobang toilet bukan di wastafel

Adegan ini adalah salah satu adegan yang menjijikan yang pernah saya lihat di film Barat. Seseorang yang merasa mau muntah, mungkin karena minuman keras, langsung memasukkan separuh kepalanya ke dalam dudukan toilet dan muntah di sana. Padahal hanya satu meter dari tempatnya berdiri terdapat wastafel.

Saya yakin hanya sedikit orang Amerika yang melakukan hal itu. Tapi adegan ini sering sekali terdapat di dalam film Hollywood.

3. Merobek uang 100 dollar

Adegan merobek uang 100 Dollar dan menyerahkan yang separuh itu sebagai alat pembayaran adalah hal yang sangat tidak masuk akal, karena uang itu tidak akan laku. Memang bisa ditukarkan di bank sentral sebagai uang yang rusak, dengan ketentuan ¾ rusak tidak akan berlaku. Namun adegan ini memang mulai jarang terlihat di film-film Amerika akhir-akhir ini.

4. Menyalakan geretan dengan sepatu

Adegan menyalakan geretan atau batang korek api ke sepatu atau ikat pinggang adalah adegan film Amerika era western atau film-film cowboy. Sekarang masih ada beberapa tapi dengan menggeretnya ke kusen pintu, jendela atau dinding.

Apabila keadaan benda tempat menggesek sangat panas mungkin saja hal ini terjadi, tapi pada dasarnya apabila tidak bertemu dengan bahan belerang, kepala korek api tidak akan menyala.

5. Kejar mengejar antara mobil dengan orang yang berlari

Sampai saat ini masih banyak film Hollywood yang menampilkan adegan orang berlari dikejar oleh orang yang mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi atau tampak berkecepatan tinggi. Anehnya orang yang berlari itu tidak terkejar oleh orang yang menaiki mobil, sampai dia berhasil lolos.

6. Besembunyi di dalam bagasi mobil yang tertutup rapat

Adegan bersembunyi di dalam bagasi mobil sejenis sedan yang tidak ada lorong tembus ke dalam bagian dalam mobil adalah adegan yang mustahil. Apalagi dalam kondisi udara luar sangat terik, karena hampir bisa dipastikan orang yang bersembunyi di dalam bagasi mobil yang tertutup rapat, sedikit udara di dalamnya akan pinsan atau mati lemas.

Adegan ini dalam beberapa film diperbaiki dengan cara orang yang masuk ke dalam bagasi mengganjal pintu bagasi dengan sesuatu sehingga tidak tertutup rapat.

7. Membuka kunci pintu dengan sebilah kawat.

Dalam film aksi dimana seorang anggota polisi atau detektif membuka kamar atau rumah seorang tersangka dengan jalan menggunakan sebilah kawat kecil. Yang lebih aneh lagi adalah membuka borgol dengan hanya menggunakan paper klip. Teknik aneh ini sudah dicek ke anggota polisi dan tukang ahli kunci adalah suatu kemustahilan.

8. Tembak-menembak seru yang dilakukan banyak orang

Adegan tembak menembak di dalam film aksi atau laga, dimana beberapa orang terlibat adegan tembak-menembak yang seru, peluru berdesingan di udara dan orang-orang itu berlarian ke sana kemari, namun si pahlawan kita tidak terkena peluru, yang nyasar sekalipun.

9. Mendobrak pintu dengan tendangan atau bahu

Mendobrak pintu yang normal pada umumnya dengan sekali tendang atau sekali terjang dengan kekuatan bahu adalah kebohongan besar. Dengan tenaga terkuat sekalipun yang dikeluarkan oleh kita dijamin hanya tulang bahu kita bisa lepas atau patah, atau paling sedikit kulit lecet atau lebam dan pintu pasti tidak akan terbuka.

10. Mengendarai mobil berkecepatan tinggi di malam hari dengan berkacamata hitam.


Pernahkah anda mencobanya sendiri? Adegan ini sangat tidak masuk akal, mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, di tengah lalu lintas padat dengan lihainya berzig-zag sedangkan pengemudinya berkacamata hitam pekat!

Wikimuers mungkin memiliki catatan lain mengenai adegan tidak masuk akal dari sebuah film Hollywood. Bagaimana dengan film atau sinetron Indonesia ? (Film mempunyai banyak kebohongan karena penontonnya menyukai hal itu– Anwariansyah).wikimu.com

Sabtu, 16 Oktober 2010

It's A Wonderful Life





Movie You Must See Before You Die

It’s a Wonderful Life (1946)

Cast & Credits:
George Bailey: James Stewart
Mary Hatch: Donna Reed
Mr. Potter: Lionel Barrymoore
Uncle Billy: Thomas Mitchell
Clarence: Henry Travers

Produced and Directed by Frank Capra

Written by Frances Goodrich, Albert Hackett, Capra and Jo Swerling, based on "The Greatest Gift," by Philip Van Doren Stern

Music by Dimitri Tiomkin
Running time: 129 minutes
Classification: G

Black & White

“I wanna live again. I wanna live again. Please, God, let me live again.”

This is not my favorite movie of all time, that would be The Godfather part II, but certainly it’s one of my most beloved one.

Why choose this movie as the opener then?

Because this movie is for everyone in the family – it’s the ultimate family movie – the positive message in this movie almost made it looks like Sunday sermon.

And to tell the truth, this is one of few movies that made me weep like a child.

Gue sendiri pertama kali nonton film ini tahun 2001 lewat DVD (gw punya yg versi Special Edition bukan yg 60th Anniversary Edition). And boy oh boy, after several repeat viewing, this movie sinks deeper and deeper to my heart.

Plotnya sendiri berkisah seputar George Bailey (James Stewart – arguably one of his finest performance) yang hidup di sebuah kota kecil bernama Bedford Falls. George Bailey sendiri memiliki cita-cita yang cukup tinggi untuk berkelana dan berhasil namun peristiwa demi peristiwa membuatnya tetap tinggal di Bedford Falls dan mengabaikan semua ambisi pribadinya. Salah satu faktor yang membuatnya tetap tinggal adalah rasa kemanusiaan yang disalurkan melalui asosiasi pinjaman (semacam bank perkreditan rakyat) yang dikelolanya dengan tujuan membantu penduduk miskin di Bedford Falls untuk memiliki rumah.



Di tengah-tengah kesederhanaan maupun kesulitan dalam menghadapi hidup maupun dalam menghadapi kerakusan seorang banker bernama Mr. Potter, George Bailey tetap memiliki semangat hidup yang positif. Semuanya berubah tatkala, paman George secara tidak sengaja kehilangan sejumlah uang yang sangat krusial bagi kelangsungan asosiasi pinjaman yang dikelola oleh George dan dapat membuat George dipenjara. Dalam keputus asaannya, George bahkan berniat untuk mengakhiri hidupnya. Namun melalui suatu eucatasrophe (phrase coined by J.R.R. Tolkien which mean a miraculous salvation in which good is victorious, faith is rewarded and God\'s wisdom affirmed) dengan perantaraan seorang malaikat bernama Clarence, George dapat melihat bahwa selama ini hidupnya merupakan sesuatu yang wonderful dan bukan sesuatu yang layak disesali.

Tears roll - Get tissue roll – Credit roll – The End.

Frank Capra sendiri selaku sutradara selama ini dikenal sebagai pembuat film yang selalu dapat mengangkat semangat serta menghibur penonton sehingga memunculkan sebuah istilah Capraesque (of or evocative of the movies of Frank Capra, often promoting the positive social effects of individual acts of courage – The American Heritage® Dictionary of the English Language: Fourth Edition). Beberapa filmnya tidak hanya sukses secara finansial namun juga membuahkan piala Oscar baginya, antara lain It Happened One Night (1934), Mr. Deeds Goes to Town (1936) serta Mr. Smith Goes to Washington (1939).

Mengingat hal itu, kegagalan film ini saat dirilis cukup mengherankan. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa saat It’s A Wonderful Life dirilis yaitu pada tahun 1946, dunia masih berada dalam situasi yang tertekan mengingat Perang Dunia II baru saja berakhir. Selain itu Great Depression yang juga baru berakhir masih meninggalkan trauma yang cukup mendalam terutama menyangkut tema tentang Bank yang dibawa dalam film ini bagi rakyat Amerika.

Uniknya, film ini baru mendapatkan kepopulerannya setelah diputar di televisi sejak copyright protection film ini hilang dan masuk ke dalam public domain. Banyak stasiun televisi di USA yang seolah-olah wajib menayangkannya hampir setiap tahun dan menjadi semacam ritual untuk menonton film ini terutama di malam Natal. Di Indonesia sendiri seingat gw, film ini belum pernah diputer di TV. Kejadian seperti ini dialami juga oleh Shawshank Redemption (1994), yang flop saat diputar di bioskop namun menjadi sangat popular setelah direlease dalam format home video dan bahkan sekarang menjadi film no 1 di IMDB.com.

Yang cukup menarik, Frank Capra sendiri pernah mengalami mukjizat yang mengubah jalan hidupnya seperti yang dituangkan melalui auto biografinya berjudul ‘The Name Above The Title’.

Di situ Capra berkisah bahwa saat dia dirawat di rumah sakit karena menderita TBC, seseorang yang tidak dikenalnya datang menjenguknya. Tanpa menyatakan siapa dirinya, orang tersebut hanya duduk di seberang Capra, dan setelah keheningan beberapa saat, mendadak menuduh Capra sebagai seorang pengecut.

Sebelum Capra sempat bereaksi, orang tersebut kembali berujar: “Tidakkah kau dengar orang itu?”. Melalui suara radio di seberang ruangan, Capra mendengar suara Adolph Hitler. “Orang kejam itu mencoba meracuni dunia dengan segala kebencian. Tapi seberapa banyakkah dan seberapa lamakah dia sanggup mempengaruhi orang? 15 juta orang? 20 menit? Kamu, dapat berbicara kepada jutaan orang, dalam 2 jam – bahkan dalam kegelapan. Talenta yang kamu punyai, tuan Capra, bukanlah dari kamu. Tuhan memberikannya bagimu, itu adalah hadiah dariNya untuk digunakan bagi tujuanNya.”



Setelah mengatakan hal itu, dia melambaikan tangan dan pergi keluar menuruni tangga tanpa pernah Capra mendengar atau melihatnya lagi. Kata-kata orang itu begitu membekas dan menjungkir balikkan seluruh jiwanya – in a Capraesque fashion. Capra langsung bangun dan keluar dari rumah sakit serta memboyong seluruh keluarganya pindah jauh dari Beverly Hills dan Hollywood. Penyakitnya secara ajaib sembuh, kreativitas serta vitalitasnya kembali dan Capra sekarang memiliki satu tujuan – menggunakan talentanya untuk menghibur serta menguatkan orang-orang lain – melalui film-filmnya. The rest is history.

Gw sendiri percaya, It’s A Wonderful Life is a miracle in its own. How it found its audiences and how it encourage and bless millions of people.

By Arthazone

Sabtu, 07 Agustus 2010

10 Film Horor Terbaik

undefined


10. Haute Tension [Alexander Aja]
Ini mungkin salah satu film slasher masa kini terbaik yg pernah saya tonton, yg anehnya berasal dari…Perancis? Alexander Aja adalah sutradara film horror era 2000-an favorit saya dan dia udah berhasil ngembaliin film slasher ke tempat yg seharusnya. Film ini punya cerita yg kuat, digarap dengan jenius dan ending yg bakal bikin kamu berkata, "What the fuck???!". Hehehe. Penuh adegan gore keren yg nggak mengganggu kekuatan cerita film ini sama sekali. Adegan gore-nya cuman ornamen. Menurut saya film ini terlalu jenius untuk dijadiin film slasher :D

9. Death Proof [Quentin Tarantino]
Berada dalam 1 paket dengan Planet Terror [Robert Rodriguez] yg kocak, komikal sekaligus berlebihan menurut saya. Planet Terror itu film yg mempresentasikan film2 kelas-B tahun 80-an dengan keterlaluan. Semuanya terlalu dibuat-buat, dan cameo-nya kebanyakan. Tapi atmosfer yg dibangun Q.T dalam Death Proof sangat berhasil. Inti film ini dimulai dari 30 menit terakhir, jadi bersabarlah selama 45 menit pertama ngeliat kelakuan dan bacotan geng cewek2 yg super nggak penting danbikin ngantuk itu. Kelebihan film ini: sinematografi yg ngaco tapi tetep keren, aktris ceweknya stuntwoman beneran dan oh…Q.T telah membawakan kita Kurt Russel kembali!

8. Bad Taste [Peter Jackson]
Mungkin Braindead adalah favorit semua orang. Tapi film ini jadi favorit saya pastinya! Ide cerita yg super aneh, adegan-adegan sadis yg trashy berat, gory, urakan, ugal-ugalan, lucu dan tenang saja…jagoannya masih bermodalkan gergaji mesin untuk melawan para alien pemakan daging yg ber'selera buruk' itu! Yeah

7.Pet Sematary
Bukan salah tulis, emang begitu judulnya. Diangkat dari novel Stephen King, film ini menghadirkan zombie dalam bentuk balita, dan sialnya… nyeremin banget! Dibumbui olehcerita supranatural versi Indian, S.T emang paling ngerti gimana caranya bikin orang ketakutan lewat atmosfir yg creepy dan nuansa film ini kerasa banget Amerika 80-an. I love it!

6. Darkness Falls [lupa] juga]
Fuck! Film ini ngebawain lagi masa-masa waktu kita berumur sekitar 5 atau 6 tahun, sendirian di tempat tidur waktu malam hari dengan kamar yg gelap dan bayangan yg kalo dalem imajinasi kita sih keliatan kayak monster, mendadak ada suara-suara nggak diinginkan yg kita khayalin sendiri dan apa itu di kolong tempat tidur…???? Whoa. Kurang lebih gitu deh ygsaya rasain waktu nonton film ini. Mitos-mitos mengerikan yg kita takuti waktu kecil, semacam itu. Kalo di film ini, mitos yg diangkat adalah 'tooth fairy' alias peri gigi yg neror anak-anak kecil yg baru kehilangan gigi terakhirnya. Wujud peri giginya emang asli nakutin, untuk jaman segitu mah udah lumayan canggih lah. Serem nih peri giginya, dan juga filmnya. Still campy and highly entertaining. Cocok buat ditontonsama geng kamu waktu liburan!


5.Mother of Tears [Dario Argento]
Seri terakhir dari trilogi Three Mothers [sebelumnya ada masterpiece: Suspiria dan Inferno]. Film ini mungkin nggak lebih bagus dari dua film sebelumnya, tapi seenggaknya film ini adalah comeback-nya D.A yg buatsaya sih masih tetep thrillin'! 15 menit pertama aja saya udah disuguhin sama adegan sadis yg saya sendiri nggak sanggup nontonnya, itu belum adegan2 yg mengikuti kemudian. Still gory, still nasty in an arty way. Jalan ceritanya yg lemah udah nggaksaya peduliin. Pokoknya mah, serem lah nih film! Bonus: Asia Argento telanjang di film ini.


4.Feast
Film horror komedi yg paling berhasil bikin saya jatuh cinta. Dimulai dari adegan awal di bar yg juga merupakan perkenalan tokoh-tokohnya, saya tau film ini bakal keren. Akting para pemainnya yg harus saya akui keren mampus, puluhan adegan gore yg manteb, monster2 yg nggak jelas tapi sangat kelaparan dan meyakinkan, dan tentu aja: LUCU. Apalagi kalo inget dialog: Yes dear, we'll leave as soon as mommy is done with her "meeting". Anjing pisan lah film ini! :D

3.Misery [Rob Reiner]
Iya, ini film yg dibikin ama sutradara film2 drama-komedi-romantis itu. Nggak nyangka ya? Saya nggak tau sebenernya film ini layak dimasukin kategori horror atau nggak. Nggak ada pembunuh keji, nggak ada hantu, nggak ada adegan-adegan sadis, nggak ada monster lapar, nggak ada darah moncor. Film ini sepenuhnya bertumpu pada kejeniusan akting Kathy Bates yg memerankan seorang gadis sakit jiwa dan obsesif yg menyandera penulis novel pujaannya setelah menyelamatkan si penulis dari kecelakaan di daerah bersalju terpencil. Gila, kalo inget gimana aktingnya suka merinding sendiri. Dingin, posesif, psycho sejati! Beberapa orang bilang ini thriller psikologi mengingat absennya formula yg biasa dipake dalamfilm horror. Tapi siapa yg butuh itu semua kalo hanya dengan Kathy seorang kita udah ngerasa ter-terror?

2.Audition [Takashi Miike]
Gimana kalo salah satu sutradara paling jenius sepanjang masa bikin film yg ceritanya ditulis oleh salah satu penulis paling jenius juga? Mungkin jadinya ya ini, salah satu film paling disturbing yg pernah saya tonton. Dan mungkin emang itu keahliannya Miike. Audition ditulis oleh Ryu Murakami [buat yg nggak pernah baca bukunya, atau nggak tau siapa dia, googling sekarang juga!] yg emang terkenal paling jagobikin cerita aneh dengan tokoh-tokoh yg janggal. Nggak ubahnya sama film ini. Dari awal dikenalin sama tokoh Asami [itu bukan sih namanya? Lupa!], kita udah tau ada yg nggak beres sama cewek ini. Berjalan dengan alur yg cukup lambat dan terseret, T.M berhasil nunjukin skill dan kejeniusan sesungguhnya lewat 15 menit terakhir yg…ah, anjing lah. Tonton sendiri aja!


1. Scream [Wes Craven]
Fuck yeah. My all time favorite horror movie. Ini film horror paling keren yg udah cult abiisss! Mungkin banyak yg bilang kalo film ini terlalu klise, dengan cerita yg terlalu dipenuhi formula standar horror: pembunuh berantai yg meneror remaja-remaja sialan yg banyak cingcong. Tapi karena Scream pulalah, budget besar Hollywood kembali dialokasikan untukfilm horror dan film2 horror pun kembali berjaya di sinema [inget booming film horror akhir 90-an setelah film ini meraup sukses besar?]. Nggak cuman itu, topeng ikon pembunuhnya yg khas itu mendadak jadi idola ketika helloween tiba. Seenggaknya ada 3 alesan utama kenapasaya sangat menyukai film ini: pertama, adegan pembunuhan yg sangat kreatif pada jamannya, mengingat waktu itu [sekitar tahun 96 ya?] kita bener2 miskin tontonanfilm horror. Kedua, dengan formula yg sekilas terlihat seperti another teen slasher movie—padahal nggak—bikin film ini sangat menghibur. Tapi film ini jauh lebih cerdik dengan plot yg cukup kompleks dan twist yg bakalan bikin kamu tetep kesulitan nebak siapa pembunuh sebenarnya. Ketiga, emang di mana lagi kamu bisa nemuin Drew Barrymore—one of the hottest babe, saat itu—lari-lari ketakutan, dikejer-kejersama pembunuh dan ditusuk-tusuk perutnya [lalu digantung], kalo bukan di film ini? Pesen saya, hati-hati aja kalo ada telfon iseng, jangan ditanggepin, kalo nggak pengen bernasib sama


Sumber : http://terselubung.blogspot.com/2010/08/10-film-horor-terbaik-sepanjang-masa.html
Telenesia9 MMX